Kabut Asap Ganggu Penerbangan Kalimantan, Kemenhub Buka Suara

2026/08/22

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan terhadap penerbangan. Jarak pandang (visibility) membuat operasional di sejumlah bandar udara terganggu demi menjaga keselamatan penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa menegaskan bahwa jarak pandang merupakan elemen krusial dalam dunia penerbangan. Jika jarak pandang berada di bawah ambang batas aman, penundaan, pengalihan, hingga pembatalan penerbangan wajib dilakukan."

Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama. Operator wajib melakukan penyesuaian apabila kondisi jarak pandang tidak memenuhi persyaratan. Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan," kata Lukman dikutip dari Antara, Sabtu (22/8/2026).

Kabut asap tebal memicu gangguan penerbangan di beberapa wilayah Kalimantan:

1. Bandara Singkawang (SKJ)

Layanan Penumpang: Seluruh penumpang terdampak mendapatkan penanganan berupa pemulihan biaya tiket secara penuh (full refund) atau perubahan jadwal (reschedule) gratis hingga tujuh hari ke depan.

2. Bandara Iskandar-Pangkalan Bun (PKN), Kalimantan Tengah

Kabut asap menyebabkan penundaan (delay) sejumlah penerbangan maskapai NAM Air, di antaranya rute CGK–PKN (mundur dari 07.00 jadi 08.50 WIB), PKN–SRG (dari 07.30 jadi 09.38 WIB), SRG–PKN (dari 10.15 jadi 12.05 WIB), dan PKN–SUB (dari 10.45 jadi 12.34 WIB).