Kabar Buruk untuk Malaysia, Hajime Moriyasu Tak Mau Gabung karena Ambisi di Piala Asia 2027

2026/10/17

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:39 WIB

VIVA – Rumor Hajime Moriyasu menangani Timnas Malaysia mendapat perhatian media Jepang. Namun, peluang pelatih Timnas Jepang tersebut merapat ke Harimau Malaya mulai diragukan karena arah karier yang ingin ditempuhnya setelah Piala Asia 2027.

Baca Juga

Dalam sepekan terakhir, nama Moriyasu ramai dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Malaysia. Isu tersebut mencuat di tengah situasi Harimau Malaya yang masih ditangani pelatih sementara, Tan Cheng Hoe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Moriyasu masih memimpin Timnas Jepang. Pelatih berusia 58 tahun itu disebut-sebut berpotensi mengakhiri kiprahnya bersama Samurai Biru setelah Piala Asia 2027, yang dijadwalkan berlangsung hingga Februari 2027.

Baca Juga

Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berpeluang merekrut Moriyasu untuk memperkuat Harimau Malaya.

Namun, FAM belum memberikan kepastian mengenai kemungkinan merekrut pelatih yang sudah menangani Jepang sejak 2018 tersebut.

Baca Juga

Media Jepang justru mengungkapkan bahwa Moriyasu memiliki pertimbangan lain dalam menentukan langkah karier berikutnya. Ia disebut lebih tertarik menangani klub daripada kembali melatih tim nasional.

Laporan Nikkan Gendai menyebut, format pekerjaan di klub dinilai lebih sesuai dengan keinginan Moriyasu karena memberinya kesempatan mendampingi pemain dalam aktivitas sehari-hari.

"Dibanding tim nasional yang berkumpul beberapa kali dalam satu tahun dan bertanding dalam waktu cepat lantas bubar, melatih sebuah klub yang berlatih setiap hari dan merasakan pertumbuhan langsung para pemain lebih cocok dengan kepribadiannya [Moriyasu]," tulis Nikkan Gendai.

Media tersebut juga mengungkap ambisi besar Moriyasu setelah Piala Asia 2027. Ia disebut ingin melanjutkan karier di Eropa dan mencatatkan sejarah sebagai pelatih Jepang yang menangani klub di Benua Biru.

"Ambisi besar Moriyasu setelah Piala Asia adalah menjadi pelatih pertama Jepang yang menangani klub Eropa," lanjut laporan tersebut.

Media Jepang Ragukan Moriyasu ke Malaysia

Keraguan terhadap kemungkinan Moriyasu menangani Malaysia juga disoroti media Jepang lainnya, Sakanowa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media tersebut menilai rumor kepindahan Moriyasu ke Asia Tenggara tidak sejalan dengan arah karier yang tengah dikaitkan dengannya.

"Lingkaran sepak bola di Jepang menyadari prospeknya [Moriyasu] ke timnas Asia Tenggara berlawanan dengan jalur kariernya saat ini," tulis Sakanowa.

Halaman Selanjutnya

Jika laporan tersebut menjadi pertimbangan, peluang Malaysia mendapatkan Moriyasu masih belum dapat dipastikan. Ambisinya untuk mencoba tantangan di sepak bola Eropa menjadi salah satu faktor yang disorot media Jepang.