Jangan Sepelekan HP Sering Dijadikan Hotspot, Bisa Memicu Baterai Rusak hingga Meledak!

2026/09/17

Kamis, 17 September 2026 - 18:04 WIB

VIVA – Penggunaan HP sebagai hotspot sudah menjadi kebiasaan banyak orang Indonesia. Ketika koneksi Wi-Fi tidak tersedia, ponsel tinggal diaktifkan sebagai Hotspot Pribadi untuk menyambungkan laptop, tablet, atau perangkat lainnya ke internet.

Baca Juga

Namun, kebiasaan tersebut sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan, terutama jika HP mulai terasa sangat panas. Peristiwa dua HP yang terbakar dan mengeluarkan asap di sekitar Stasiun Rawa Buntu pada Kamis, 17 September 2026, menjadi pengingat bahwa kondisi baterai dan suhu perangkat tidak boleh disepelekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan mengenai insiden tersebut menyebut dua unit HP di dalam sebuah tas mengalami dugaan korsleting hingga terbakar. Petugas kemudian mengamankan dan memadamkan perangkat tersebut. 

Baca Juga

Meski begitu, ada alasan teknis mengapa penggunaan hotspot dalam waktu lama dapat membuat HP lebih panas.

Hotspot Bisa Membuat HP Bekerja Lebih Keras

Baca Juga

Samsung dalam panduan resminya menjelaskan bahwa penggunaan hotspot atau tethering dalam waktu lama termasuk kondisi yang dapat membuat perangkat Galaxy memanas. Aktivitas tersebut menggunakan koneksi seluler secara terus-menerus dan dapat meningkatkan konsumsi daya.

Kondisi tersebut bisa semakin berat ketika HP berada di tempat panas, sinyal seluler lemah, layar terus menyala, atau beberapa aplikasi berjalan bersamaan.

Masalahnya bukan sekadar HP terasa hangat. Panas berlebihan yang berlangsung berulang kali dapat memengaruhi kondisi baterai. Apple juga menjelaskan bahwa suhu tinggi dapat mengurangi masa pakai baterai secara permanen.

Karena itu, pengguna yang menjadikan HP sebagai hotspot sebaiknya memperhatikan temperatur perangkat, terutama ketika koneksi digunakan selama berjam-jam.

Jangan Gunakan HP yang Baterainya Bermasalah

Hal yang lebih penting adalah kondisi fisik baterai. HP yang pernah jatuh keras, terkena cairan, mengalami kerusakan fisik, atau baterainya mulai menggembung sebaiknya tidak terus digunakan seperti biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apple memperingatkan bahwa baterai yang rusak dapat menyebabkan panas berlebih, kebakaran, atau cedera. Perbaikan baterai juga dianjurkan dilakukan oleh teknisi terlatih.

Pengguna juga sebaiknya tidak memaksa HP bekerja ketika perangkat sudah terasa sangat panas. Samsung menyarankan untuk menghentikan penggunaan, mencabut pengisi daya jika sedang mengisi baterai, lalu membiarkan perangkat mendingin.

Halaman Selanjutnya

Bagaimana Cara Aman Menggunakan Hotspot?