Jadi Kapten dan Bikin Sejarah Bareng Timnas Indonesia, Kevin Diks: Berasa Naik Roller Coaster

2026/10/17

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:30 WIB

VIVA – Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengungkapkan rasa bangga dan harunya setelah dipercaya mengemban tugas sebagai kapten yang memimpin skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga

Pemain Borussia Monchengladbach berusia 30 tahun tersebut mengenang perjalanan emosional tim nasional hingga akhirnya berhasil mengakhiri penantian panjang publik Tanah Air untuk merengkuh trofi di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan sejarah itu diraih Indonesia usai menumbangkan Thailand lewat drama adu penalti pada laga final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Baca Juga

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks berebut bola dengan kapten Thailand, Chanathip Songkrasin

Photo :

Laga puncak tersebut berjalan sengit dan penuh drama. Indonesia sempat memimpin lebih dulu lewat gol Dean James sebelum disamakan oleh pemain Thailand, Iklas Sanron, yang membuat skor bertahan 1-1 hingga waktu normal usai. 

Baca Juga

Di babak tambahan, Thailand berbalik unggul lewat Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111, namun Elkan Baggott mencetak gol penyeimbang pada menit ke-116 untuk memaksa laga berlanjut ke adu penalti usai skor imbang 2-2 selama 120 menit. Skuad Garuda akhirnya mengunci gelar juara setelah menang 4-2 di babak adu penalti.

Bagi Kevin Diks, momen mengangkat trofi juara terasa kian istimewa karena ia dipercaya mengenakan ban kapten sepanjang turnamen. Pengalaman tersebut memberinya pelajaran berharga dalam mengasah kemampuan kepemimpinan, baik di level klub maupun tim nasional.

"Saya merasa telah berkembang menjadi seorang pemimpin selama lima atau enam tahun terakhir. Saya pikir ada lebih banyak cara untuk menjadi pemimpin, dan Anda tidak harus banyak bicara," ujar Diks seperti dikutip dari situs resmi Bundesliga.

Ia menekankan bahwa sikap, tindakan, serta menjaga kepercayaan rekan setim adalah kunci dari peran seorang kapten.

Pemain berdarah Maluku tersebut menggambarkan perjalanan menuju tangga juara sebagai pengalaman penuh emosi yang sulit dilupakan.

"Ini adalah kehormatan besar, seperti sebuah roller coaster emosi, tetapi kami akhirnya mampu mencapai sesuatu yang bersejarah," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Diks menceritakan kesiapannya saat ditunjuk sebagai eksekutor penalti pertama. Ia mengaku sangat percaya diri menjalankan tanggung jawab vital tersebut. 

"Tidak mungkin saya akan gagal mencetak gol dari penalti itu," tegas Diks.

Striker Timnas Indonesia Mitchell Baker

Makin Gacor! Striker 197 Cm Timnas Indonesia Mitchell Baker Kembali Bikin Gebrakan di Amerika Serikat

Mitchell Baker kembali menunjukkan ketajamannya bersama Georgetown University setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kali ini, striker bertinggi

VIVA.co.id

17 Oktober 2026