Padang Panjang (ANTARA) - Kabut asap yang menyelimuti Kota Padang Panjang Sumatera Barat, mulai berdampak pada kewaspadaan kesehatan di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang. Dengan kualitas udara yang masuk kategori sangat tidak sehat, masker dibagikan kepada seluruh warga binaan dan petugas, Selasa.
Kondisi tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan Laporan Hasil Uji UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Padang Panjang Nomor 074/LHU/UPTD.LABLH-PP/IX/2026 tertanggal 7 September 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 235,53.
Angka itu menempatkan kualitas udara Padang Panjang dalam kategori sangat tidak sehat dan menjadi perhatian serius, terutama bagi warga binaan yang menjalani aktivitas dalam lingkungan dengan ruang dan mobilitas terbatas.
Masker yang dibagikan Rutan Padang Panjang merupakan bantuan Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kesatuan Bangsa dan Politik (BPBD Kesbangpol).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala Pelaksana BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang, Mihandrik, kepada Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas. Selanjutnya, masker didistribusikan kepada seluruh warga binaan dan petugas.
Mihandrik mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kesehatan akibat kabut asap. Tim BPBD Kesbangpol juga turun langsung ke sejumlah lokasi untuk membagikan masker kepada masyarakat.
“Kami bersama tim turun langsung ke sejumlah titik untuk membagikan masker kepada masyarakat Kota Padang Panjang, termasuk warga binaan yang berada di Rutan. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Mihandrik.
Sementara itu, Novri Abbas mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang Panjang yang memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan warga binaan dan petugas Rutan.
Menurutnya, masker yang diterima langsung didistribusikan agar dapat digunakan selama kondisi udara belum kembali normal.
“Terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Padang Panjang terhadap kesehatan warga binaan kami. Hari ini masker yang telah diserahkan langsung kita bagikan kepada seluruh warga binaan dan petugas Rutan Padang Panjang,” kata Novri.
Novri juga meminta warga binaan dan petugas meningkatkan kewaspadaan serta disiplin menggunakan masker ketika beraktivitas.
“Kita berharap kondisi udara Kota Padang Panjang segera pulih. Kepada warga binaan dan petugas, kami mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan menggunakan masker dalam menjalankan aktivitas, terutama selama kondisi udara masih belum membaik,” ujarnya.
Pembagian masker ini menjadi salah satu langkah mitigasi Rutan Kelas IIB Padang Panjang menghadapi buruknya kualitas udara. Di tengah ISPU yang mencapai 235,53, perlindungan terhadap warga binaan dan petugas menjadi bagian penting untuk menekan potensi gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.