Intip Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru dengan Teknologi E-Clutch

2026/08/05

Bagikan:

JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan Honda NX500 sebagai motor petualang kelas menengah terbaru di Indonesia. Model yang tampil di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 ini hadir menggantikan Honda CB500X yang sebelumnya mengisi segmen adventure entry level.

Honda NX500 dipasarkan dengan harga Rp230 juta on the road (OTR) Jakarta. Tak sekadar berganti nama, penggunaan kode NX pada motor ini juga menandai perubahan konsep yang ditawarkan Honda. Technical Training Division PT Astra Honda Motor Ade Muhajir mengatakan, NX merupakan singkatan dari New X-over.

"Nama NX diambil dari New X-over. Konsepnya adalah motor crossover yang nyaman digunakan di perkotaan, tetapi juga siap diajak bertualang di jalanan gravel," ujar Ade saat sesi pemaparan teknis di BSD, Rabu, 5 Agustus.

Perubahan konsep tersebut tak terlepas dari hasil survei global Honda yang menunjukkan adanya pergeseran kebutuhan konsumen. Pengguna motor adventure saat ini dinilai lebih membutuhkan kendaraan yang nyaman untuk mobilitas sehari-hari, tetapi tetap memiliki kemampuan ketika harus melewati medan di luar aspal.

Atas pertimbangan tersebut, Honda tidak membekali NX500 dengan pelek depan berukuran 21 inci seperti yang lazim ditemukan pada motor off-road murni. Ukuran roda yang lebih kecil dipertahankan untuk memberikan karakter berkendara lebih lincah dan responsif di jalan raya.

"Kalau roda depan 21 inci lebih cocok untuk melewati obstacle offroad. Untuk konsep daily crossover, roda yang lebih kecil membuat motor lebih lincah di jalan raya, tetapi tetap mampu melibas jalan gravel," jelasnya.

Dari sisi kenyamanan, Honda NX500 dilengkapi panel instrumen TFT dengan teknologi optical bonding structure. Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya matahari sehingga informasi pada layar tetap mudah terbaca dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Sektor pengereman juga mendapatkan perhatian melalui penggunaan teknologi hubless floating disc yang diklaim membantu mengoptimalkan pelepasan panas ketika sistem pengereman bekerja dalam kondisi berat.

BACA JUGA:


Salah satu teknologi yang menjadi sorotan pada Honda NX500 adalah Honda E-Clutch. Sistem ini memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa perlu mengoperasikan tuas kopling secara manual.

Teknologi E-Clutch mengandalkan sensor serta dua motor penggerak yang bekerja mengoperasikan tiga gear internal. Sistem tersebut mengatur kerja kopling secara elektronik untuk menghasilkan perpindahan gigi yang lebih halus.

E-Clutch akan aktif secara otomatis ketika mesin dinyalakan, yang ditandai indikator "A" pada panel instrumen. Meski demikian, pengendara tetap dapat beralih ke mode manual dengan indikator "M" atau menggunakan tuas kopling konvensional yang masih tersedia.

"Di dalam sistem E-Clutch terdapat dua motor yang menggerakkan tiga gear untuk mengoperasikan kopling sehingga perpindahan gigi menjadi lebih halus," kata Ade.

Karakter tekanan pada pedal perpindahan gigi juga dapat disesuaikan dengan preferensi pengendara. Selain itu, sistem E-Clutch tidak memerlukan perawatan oli khusus karena motor penggeraknya tidak terendam di dalam oli mesin.

Untuk urusan performa, Honda NX500 mengandalkan mesin dua silinder segaris berkapasitas 471 cc dengan pendingin cairan. Mesin tersebut memiliki rasio kompresi 10,7:1 dan diklaim tetap dapat menggunakan bahan bakar dengan Research Octane Number (RON) 90 atau setara Pertalite.

Mesin tersebut juga mampu menghasilkan tenaga maksimum 37,1 kW pada 8.500 rpm serta torsi puncak 44,7 Nm pada 6.500 rpm. Sehingga diklaim menghadirkan performa yang responsif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Honda juga turut membekali NX500 dengan sejumlah fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan, mulai dari Assist & Slipper Clutch hingga sistem pengereman ABS Dual Channel. Panel TFT yang digunakan juga mendukung Honda RoadSync untuk menghubungkan sepeda motor dengan ponsel pintar pengendara.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+