Jakarta, CNN Indonesia --
Instagram mengganti logo teks yang biasa bertengger di bagian atas aplikasi tersebut setelah satu dekade tidak berubah.
Perubahan tersebut diumumkan oleh Bos Instagram Adam Mosseri di akun pribadinya pada Kamis (13/8).
"Logo teks di bagian atas aplikasi ini tidak pernah berubah selama 10 tahun, jadi sudah waktunya untuk diperbarui," kata Mosseri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan logo tersebut kini hadir lebih rapi dan modern, tetapi tetap mengacu pada ciri khas Instagram.
"Tampilannya kini lebih rapi dan modern, dengan sentuhan yang mengacu pada desain aslinya serta kesederhanaan dan keahlian yang selalu menjadi ciri khas Instagram," lanjut Mosseri.
Mosseri sadar perubahan ini akan memicu respons pengguna. Ia lantas mengunggah pengumuman serupa di akun Threads untuk melihat respons publik.
Salah satu respons datang dari akun @mummy_barrow yang menyebut Meta melakukan perubahan yang tak penting sembari mengabaikan apa yang benar-benar diinginkan pengguna.
"Dan dalam episode hari ini tentang hal-hal yang telah dilakukan Meta-yang sebenarnya tidak kami minta-sementara mereka mengabaikan apa yang sebenarnya diinginkan para penggunanya," katanya pada Kamis (13/8).
Senada, akun @kelseycombe mengatakan alih-alih melakukan perubahan desain, ia membutuhkan Instagram menjadi platform yang lebih aman.
Ia mengaku beberapa kali menjadi korban stalking dan pelecehan di platform tersebut.
"Hei, jadi daripada memikirkan soal desain, bisakah kalian fokus membuat ruang-ruang ini lebih aman bagi para perempuan?," katanya.
"Sudah berkali-kali aku diintai dan dilecehkan di sini, tapi timmu mengabaikannya selama berbulan-bulan," imbuhnya.
Sementara itu, pengguna lain menyindir logo teks tampak seperti "Instagzam" alih-alih Instagram.
"Sepertinya nama ini berubah menjadi Instagzam," tulis akun @mylifeofpics.
(lom)