GIC tidak hanya mempertemukan tim-tim dari dalam negeri. Turnamen tersebut juga menghadirkan peserta dari berbagai negara sehingga pemain Indonesia dapat merasakan persaingan menghadapi lawan dengan latar belakang sepak bola yang berbeda.
Penyelenggaraan GIC juga terus berkembang dari tahun ke tahun. Pada edisi 2026, turnamen tersebut memasuki penyelenggaraan keenam dengan jumlah peserta internasional yang kembali bertambah.
Meski demikian, perkembangan GIC belum diikuti dengan dukungan sponsor dalam jumlah besar. Kondisi tersebut menjadi perhatian Technical Advisor GIC 2026, Indra Sjafri.
Indra menilai dukungan sponsor dibutuhkan untuk membantu pengembangan kompetisi usia muda. Menurutnya, kompetisi kelompok umur juga membutuhkan investasi agar kualitas penyelenggaraannya dapat terus ditingkatkan.
"Pembinaan usia muda yang bertahap, konsisten, dan berkesinambungan akan membukakan jalan menuju prestasi sepak bola di tingkat senior," kata Indra Sjafri dalam keterangan resminya.
Indra berharap kompetisi seperti GIC mendapatkan perhatian lebih besar dari perusahaan yang memiliki kemampuan untuk menjadi sponsor. Dukungan tersebut, menurutnya, dapat menjadi bentuk investasi terhadap masa depan sepakbola Indonesia.
"Harapannya tentu saja kompetisi usia muda seperti GIC ini bisa mendapat dukungan lebih dari sponsor-sponsor besar. Sisihkan untuk investasi masa depan sepak bola Indonesia," ujarnya.
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-22 tersebut juga membandingkan dukungan yang diterima kompetisi usia muda dengan ajang sepak bola senior. Ia berharap adanya kolaborasi dengan sponsor besar dapat membantu penyelenggaraan turnamen kelompok umur berkembang lebih baik.
"Kolaborasi dengan sponsor besar layaknya ajang-ajang senior tentunya memberikan kontribusi yang signifikan, sehingga dari sisi penyelenggaraan bisa lebih baik lagi," jelas Indra.
GIC 2026 akan diikuti 13 negara yang terbagi dalam lima kategori pertandingan. Kelompok tersebut terdiri atas U-10 Boys, U-12 Boys, U-15 Boys, U-15 Girls, dan U-17 Boys.
Ke-13 negara peserta GIC 2026 adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.
Kehadiran peserta dari berbagai negara membuat turnamen tersebut memberikan pengalaman pertandingan internasional bagi para pemain muda yang terlibat.
GIC 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19-23 Agustus 2026. Seluruh pertandingan akan dipusatkan di dua lokasi di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yakni ASIOP Training Ground dan AYO Arena.