Indonesia-Sarawak tegaskan komitmen perkuat kerja sama berbagai bidang

2026/08/05

Kuala Lumpur (ANTARA) - Indonesia dan Negeri Sarawak, Malaysia menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo kepada Yang di-Pertua Negeri Sarawak Wan Junaidi Tuanku Jaafar di Sarawak, Malaysia, Senin (3/8), sebagaimana keterangan yang diterima ANTARA di Kuala Lumpur, Rabu.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Sarawak atas hubungan persahabatan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik," ujar Duta Besar Iman.

Duta Besar Iman berharap sinergi strategis di berbagai bidang dapat terus ditingkatkan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah.

Turut mendampingi Duta Besar Iman dalam kunjungan kehormatan tersebut, Konsul Jenderal RI di Kuching Abdullah Zulkifli.

KJRI Kuching menyatakan kunjungan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan Indonesia dan Sarawak yang tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga ditopang oleh kedekatan sejarah, budaya, dan hubungan antarmasyarakat di wilayah Borneo/Kalimantan.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI juga menyampaikan berbagai prioritas pembangunan nasional Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia terus mendorong praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.

Sejalan dengan itu, Duta Besar Iman menilai Indonesia dan Sarawak memiliki peluang besar untuk saling berbagi pengalaman serta memperkuat kolaborasi di bidang ekonomi hijau (green economy), industri ramah lingkungan, dan pengembangan teknologi masa depan.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, pembangunan rumah sakit, serta keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pertemuan tersebut juga membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama, antara lain perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI), peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia melalui Community Learning Center (CLC), penguatan perdagangan dan investasi, pengembangan konektivitas, pengelolaan kawasan perbatasan, kerja sama di bidang pelestarian lingkungan, serta penguatan mekanisme kerja sama sosial ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo).

Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi, meningkatkan koordinasi antarlembaga terkait, serta menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama melalui pertemuan teknis dan program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah di masa mendatang.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Kementerian Luar Negeri Malaysia yang juga menjabat sebagai Pengarah Wilayah Sarawak, Hendy Assan.

Baca juga: Indonesia dan Sarawak sepakat buka rute baru bus lintas batas negara

Baca juga: HPI Kalbar dan Sarawak perkuat diplomasi wisata

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.