Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 49,77 poin atau 0,80 persen ke posisi 6.236,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,38 poin atau 0,38 persen ke posisi 621,24.
“Menjelang akhir pekan, mayoritas bursa regional Asia bergerak menguat. Pelaku pasar tampaknya merespons rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan hasil pertemuan Politbiro China,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Dari mancanegara, data ekonomi AS menunjukkan inflasi PCE Juni 2026 melandai ke angka 3,7 persen year on year (yoy), sementara pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 melambat di level 1,5 persen (yoy).
"Kondisi itu memicu spekulasi investor bahwa The Fed akan mengalihkan fokusnya dari pengendalian inflasi ke mitigasi kelesuan ekonomi. Sehingga pasar berekspektasi bahwa The Fed akan kembali menahan suku bunga pada rapat kebijakan di bulan September 2026," ujar Nico.
Dari China, hasil pertemuan Politbiro China berkomitmen akan terus mendorong kebijakan fiskal dan memberikan sinyal tidak akan ada pelonggaran kebijakan secara luas.
Dalam pertemuan itu, menegaskan kembali rencana untuk memperkuat dukungan ekonomi tetapi memberikan rincian terbatas tentang skala dan waktu langkah-langkah stimulus potensial.
Selain itu, Politbiro menyampaikan tetap menggunakan instrumen kebijakan yang ada daripada meluncurkan stimulus besar-besaran, dan juga menegaskan kembali komitmen untuk menstabilkan sektor properti, melindungi lapangan kerja, mengatasi risiko utang lokal, mereformasi bank-bank kecil, serta memperdalam perubahan pasar modal.
Dalam negeri, sentimen terangkat dari putusan Mahkamah Konstitusional (MK) yang menyatakan bahwa pendanaan untuk makanan gratis tidak boleh berasal dari anggaran pendidikan, sebuah langkah yang dilihat sebagai penguatan reformasi tata kelola yang terkait dengan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, Presiden Prabowo memberikan sinyal bahwa Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia diusulkan untuk menjadi Gubernur BI definitif.
Dengan latar belakang sebagai Deputi Gubernur Senior BI, Destry dinilai memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan, sehingga transisi kepemimpinan diperkirakan berlangsung mulus tanpa perubahan kebijakan yang drastis serta tentunya memberikan ketenangan dari intervensi politik yang ada.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang menguat sebesar 2,42 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor kesehatan yang naik masing-masing sebesar 2,30 persen dan 2,30 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu IATA, SGRO, TALF, FPNI dan OPMS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HATM, ESTI, JSPT, GULA dan STRK.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.938.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,52 miliar lembar saham senilai Rp18,24 triliun. Sebanyak 455 saham naik 205 saham menurun, dan 303 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 3,86 persen ke 64,354,00, indeks Shanghai menguat 0,72 persen ke 3.832,26, indeks Hang Seng menguat 0,10 persen ke 25.884,43, indeks Kospi menguat 17,91 persen ke 6.595,453, dan indeks Strait Times melemah 0,79 persen ke 5.628,50.
Baca juga: Analis: Kinerja keuangan tentukan arah pergerakan saham pertambangan
Baca juga: IHSG Jumat dibuka menguat 33,26 poin ke posisi 6.219
Baca juga: Astra International mencetak laba Rp12,53 triliun di semester I-2026
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.