IdeaFest 2026 angkat peran manusia di tengah perkembangan teknologi AI

2026/09/07

Jakarta (ANTARA) - IdeaFest 2026 mengangkat tema “Re:Humanize” dengan menyoroti pentingnya peran manusia dalam menentukan arah pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang semakin memengaruhi dunia kerja, industri kreatif, dan kehidupan sehari-hari.

IdeaFest ke-15 tersebut digelar pada 4–6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan lebih dari 500 pembicara dalam 160 sesi.

Co-Chair IdeaFest Ben Soebiakto menyampaikan paparan dalam IdeaFest 2026 bertema “Re:Humanize” di Jakarta, Jumat (4/9/2026). (ANTARA/HO)

Co-Chair IdeaFest Ben Soebiakto dalam keterangannya pada Senin mengatakan tema “Re:Humanize” dipilih untuk mendorong masyarakat melihat kembali posisi manusia ketika teknologi AI berkembang semakin cepat.

Menurut dia, teknologi dapat memperluas kemampuan manusia, tetapi kreativitas, empati, dan kemampuan menentukan tujuan tetap menjadi aspek yang tidak dapat dilepaskan dari peran manusia.

“Melalui ‘Re:Humanize’, kami ingin mengajak publik melihat kembali apa yang membuat manusia tetap penting di tengah perkembangan AI dan bagaimana teknologi dapat memperluas potensi manusia tanpa kehilangan kreativitas, empati, dan makna,” ujar Ben.

Baca juga: IdeaFest 2025 dorong inovasi industri kreatif dan wariskan budaya

Ia mengatakan selama 15 tahun penyelenggaraan, IdeaFest telah mempertemukan lebih dari 2.500 pembicara nasional dan internasional melalui lebih dari 1.000 sesi serta melibatkan lebih dari 200 ribu pengunjung.

Pengembangan tema tersebut juga didasarkan pada evaluasi terhadap penyelenggaraan IdeaFest 2025 yang menunjukkan kebutuhan audiens terhadap pembahasan lebih mendalam mengenai perkembangan industri kreatif serta hubungan manusia dan AI.

Content Lead & BrainTrust IdeaFest Firdza Radiany mengatakan kurasi acara tahun ini mempertanyakan bagaimana manusia dapat tetap menjadi pusat di tengah perkembangan teknologi.

Dalam 160 sesi IdeaTalks, pembahasan mencakup AI, kreativitas, bisnis, hiburan, budaya, teknologi, komunitas, hingga perubahan pola kerja manusia.

Dari sisi teknologi, AI dinilai dapat mempercepat pekerjaan dan membuka peluang inovasi. Namun, manusia tetap berperan menentukan arah dan dampak penggunaannya.

Hal tersebut juga menjadi perhatian dalam industri kreatif. Pengalaman, emosi, intuisi, perspektif, serta pemahaman terhadap konteks dinilai tetap dibutuhkan untuk menghasilkan karya yang memiliki identitas dan makna.

Selain diskusi, IdeaFest menghadirkan sejumlah kegiatan kolaboratif yang mempertemukan komunitas, pelaku kreatif, dan pengunjung melalui pasar kreatif serta aktivitas interaktif.

Baca juga: Menekraf: Nusantara Rising dorong kreativitas jadi kekuatan ekonomi

Baca juga: Menteri Ekraf dukung IdeaFest ciptakan inovasi kreasi berdaya saing

Baca juga: IdeaFest 2025 hadir di JICC usung tema “Cultivate the Culture”

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.