Hunian rawat inap RSUD Pacitan capai 88 persen imbas kenaikan pasien - ANTARA News Jawa Timur

2026/10/08

Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Tingkat hunian tempat tidur rawat inap RSUD dr Darsono Pacitan, Jawa Timur, meningkat hingga 88 persen dari total 196 tempat tidur seiring kenaikan kunjungan pasien sejak pertengahan Agustus 2026.

Direktur RSUD dr Darsono Pacitan dr Johan Tri Putranto, Kamis, mengatakan tingkat hunian tersebut meningkat dibanding kondisi normal yang berada di kisaran 55-60 persen.

Kenaikan kunjungan terjadi pada layanan poliklinik, rawat jalan, instalasi gawat darurat (IGD), hingga rawat inap.

“Kenaikan kunjungan pasien tersebut mulai terlihat sejak pekan kedua Agustus 2026,” kata Johan saat dikonfirmasi di Pacitan.

Ia mengatakan, tren hunian rawat inap terus meningkat memasuki akhir September hingga Oktober.

Dengan kapasitas 196 tempat tidur, tingkat keterisian 88 persen berarti sekitar 170 tempat tidur telah digunakan pasien.

“Memasuki akhir September hingga Oktober, tren hunian rawat inap terus meningkat. Ya tadi 88 persen dari 196 tempat tidur yang kami miliki,” ujarnya.

Di tengah peningkatan kunjungan tersebut, RSUD dr Darsono juga mencatat adanya kenaikan sejumlah kasus dengan gejala yang menyerupai influenza A.

Namun, Johan menegaskan kasus tersebut belum dapat disebut sebagai Influenza A karena belum dilakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya.

“Tetapi untuk memastikan kan harus pemeriksaan PCR. Dan itu sampai sekarang belum terkonfirmasi,” katanya.

Menurut Johan, RSUD dr Darsono hingga kini belum melakukan pemeriksaan PCR khusus terhadap pasien yang mengalami gejala menyerupai Influenza A.

Ia mengatakan pihak rumah sakit tetap melaporkan temuan pasien dengan gejala tersebut kepada pihak terkait.

Namun, hingga saat ini belum terdapat petunjuk teknis dari Dinas Kesehatan Jawa Timur maupun Kementerian Kesehatan mengenai pengambilan sampel untuk pemeriksaan khusus.

“Kami tetap laporkan terus kalau ada gejala-gejala ini. Tapi, sampai saat ini belum ada petunjuk itu,” ujarnya.

Meskipun terjadi peningkatan kunjungan dan hunian rawat inap, Johan memastikan pelayanan di RSUD dr Darsono Pacitan masih berjalan normal.

Ketersediaan ruang perawatan dan alur pelayanan juga masih mampu mengakomodasi pasien.

“Tapi secara umum, fungsi-fungsi pelayanan, alur-alur pelayanan tidak ada hambatan atau kendala yang berarti,” katanya.

Johan mengatakan rumah sakit terus memantau kondisi tersebut untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Tim medis dan ketersediaan ruang perawatan saat ini masih dinilai cukup untuk menangani peningkatan pasien.

“Walaupun ada peningkatan kunjungan pasien, tapi masih relatif aman. Secara umum seperti itu,” ujarnya.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.