Jum'at, 24 Juli 2026, 06:30 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Kasus dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya memasuki babak baru yang mengejutkan. Di tengah ramainya dugaan bahwa korban dibawa paksa oleh sekelompok orang, polisi menemukan fakta bahwa Jesslyn telah meninggalkan Indonesia sehari setelah peristiwa tersebut dilaporkan.
Meski demikian, kepolisian menegaskan penyelidikan belum dihentikan. Hingga kini, penyidik masih berupaya memastikan apakah kejadian yang dilaporkan benar merupakan tindak pidana penculikan atau justru terjadi atas kehendak Jesslyn sendiri.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Jesslyn diketahui bertolak ke luar negeri pada 14 Juli 2026.
Menurut Roby, Jesslyn tidak bepergian seorang diri. Atlet golf tersebut tercatat berangkat bersama ibu dan bibinya menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bangkok, Thailand.
“Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur lalu ke Bangkok,” katanya kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga: Sebentar Lagi Menikah, Calon Suami Curiga Penculikan Atlet Golf Jesslyn Direncanakan
Meski telah mengantongi data manifes penerbangan, polisi mengaku belum dapat memastikan apakah laporan dugaan penculikan tersebut benar-benar merupakan tindak pidana.
“Belum ada komunikasi sama keluarganya maupun Jesslyn. Jadi belum bisa kita pastikan apakah penculikan atau bukan,” ungkap Roby.
Sebelumnya, penyidik membenarkan adanya laporan yang menyebut Jesslyn dibawa secara paksa oleh empat hingga lima orang ke dalam sebuah mobil usai berada di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026.
Walaupun pelapor berinisial NA telah mencabut laporan dugaan penculikan tersebut, kepolisian memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan.
Fokus penyidik saat ini adalah memastikan kondisi dan keselamatan Jesslyn sekaligus mengungkap fakta di balik peristiwa yang sempat menghebohkan publik tersebut.
“Kita mencoba klarifikasi dengan keluarga terkait peristiwa yang terjadi dan keselamatan Jesslyn,” kata Roby.
Ia menambahkan, polisi belum ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta berhasil dikumpulkan.
"Kami masih melakukan penyelidikan sampai menemukan apakah benar peristiwa ini terjadi atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri