Kupang -
Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur erupsi pada Selasa (1/9/2026). Sejumlah penerbangan Wings Air pun dibatalkan sementara. Cek jadwal berikut!
Maskapai Wings Air membatalkan sementara empat penerbangan pada Selasa (1/9) sebagai langkah untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan akibat dampak penyebaran abu vulkanik dari Gunung Lewotolok.
Berikut Daftar Penerbangan Wings Air yang Dibatalkan:
- Nomor Penerbangan IW1929 Kupang - Larantuka, keberangkatan 09.25 WITA
- Nomor Penerbangan IW1928 Larantuka - Kupang, keberangkatan 10.50 WITA
- Nomor Penerbangan IW1995 Kupang - Lewoleba, keberangkatan 08.30 WITA
- Nomor Penerbangan IW1994 Lewoleba - Kupang, keberangkatan 09.50 WITA
"Pembatalan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi penyebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok yang dapat berdampak pada ruang udara serta wilayah sekitar Bandara Gewayantana Larantuka (LKA) dan Bandara Wunopitu Lewoleba (LWE)," ungkap Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya, Selasa (1/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Danang, abu vulkanik dari erupsi gunung Lewotolok disebut perlu diwaspadai karena dapat terbawa angin dan menyebar ke jalur penerbangan.
'Partikel abu yang sangat halus dapat mengurangi jarak pandang, mengganggu sistem dan instrumen pesawat, serta masuk ke mesin dan berpotensi mengganggu kinerja mesin. Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan penerbangan," terang Danang.
Pihak Wings Air pun telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat dibatalkannya empat penerbangan tersebut. Mereka bisa memilih opsi ganti jadwal atau refund uang.
"Pelanggan dapat memilih pengembalian dana tiket (refund) atau perubahan jadwal penerbangan (reschedule) sesuai ketentuan yang berlaku. Wings Air terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan kondisi erupsi," ucap Danang.
"Penerbangan akan kembali dilayani setelah ruang udara dan kondisi bandar udara dinyatakan aman serta memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan," tutup dia.
(wsw/ddn)