Gubernur Jatim berikan penghargaan untuk 647 pendonor darah 75 kali - ANTARA News Jawa Timur

2026/10/01

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada 647 pendonor yang telah sukarela mendonorkan darah sebanyak 75 kali di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis.

"Kami menyampaikan terima kasih yang pertama. Yang kedua juga terima kasih yang ketiga juga terima kasih. Jadi, kalau orang cerita Bhinneka Tunggal Ika maka Bhinneka Tunggal Ika lahir batin itu sesungguhnya adalah para pendonor darah sukarela," kata Khofifah saat menyerahkan piagam penghargaan dan lencana secara simbolis kepada 10 perwakilan penerima bersama Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur Imam Utomo.

Ia mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus momentum untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam donor darah sukarela di Jawa Timur.

Khofifah juga mendorong pemerataan basis pendonor, terutama di wilayah kabupaten yang masih memiliki kesenjangan partisipasi dibandingkan sejumlah wilayah perkotaan seperti Mojokerto, Probolinggo, dan Malang.

"Mungkin nanti, Kadinkes Jatim Prof. Erwin dipandu oleh Pak Imam Utomo supaya area-area yang masuk wilayah kabupaten ini juga keikutsertaannya bisa ditingkatkan," ujarnya.

Selain itu, Khofifah mendorong sinergi Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka di sekolah untuk menanamkan kepedulian kemanusiaan sejak dini.

"Kalau itu bisa memberseiringi antara Pramuka dengan PMR, ini skalanya bisa sangat masif. Karena pada dasarnya Pramuka di setiap sekolah dari mulai SD," kata Khofifah.

Sementara itu, Imam Utomo mengapresiasi Khofifah yang memberikan penghargaan secara langsung kepada pendonor setiap tahun.

"Saya sampaikan ribuan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah memberikan waktu untuk menyerahkan penghargaan secara pribadi di Grahadi setiap tahunnya," ucapnya.

Imam mengatakan Surabaya menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan darah dengan pengambilan darah dari sekitar 400 pendonor setiap hari.

Salah satu penerima penghargaan, Joko Rustriyanto, mengatakan mulai rutin mendonorkan darah sejak berusia 21 tahun dan berharap dapat mencapai 100 kali donor.

"Alhamdulillah saya memulai dari usia 21 tahun dan telah mencapai 75 kali sehingga bisa bertemu Ibu Gubernur. Semoga bisa terus sampai 100 kali dan bertemu dengan Presiden," katanya.

Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.