Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara melalui Dinas Sosial setempat menyalurkan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan, seperti di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Raya.
"Hari ini kami bersama Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP dan Pemadam Kebakaran, didukung Badan Layanan Umum (BLU) Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) kabupaten, bergerak menyalurkan bantuan air bersih di wilayah terdampak kekeringan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Gorontalo Utara Yusuf Harun di Gorontalo Utara, Sabtu.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyaluran bantuan makanan kepada warga setempat yang berhak.
Ia mengatakan setelah penetapan status tanggap darurat bencana kekeringan pada 1 September 2026, penyaluran bantuan air bersih akan dilakukan setiap hari di wilayah terdampak kekeringan.
Sebelumnya, BPBD Gorontalo Utara sudah intensif menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.
Masyarakat menghubungi posko bencana yang disiapkan di kantor BPBD setempat, baik permintaan melalui surat maupun menghubungi langsung nomor kontak yang disiapkan.
"Seperti hari ini, kami melakukan pengisian di sumber air bersih SPAM Desa Motomingo, kemudian disalurkan ke Desa Molonggota, Kecamatan Gentuma Raya sesuai permintaan kepala desa,' katanya.
Dinas Sosial setempat didukung armada dari BLU-SPAM serta personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), bersama posko bencana kekeringan, dalam penyaluran air bersih tersebut.
Status tanggap darurat berlaku selama 14 hari, namun tidak menutup kemungkinan diperpanjang sesuai dengan perkembangan kondisi.
"Alhamdulillah sudah ada tanda-tanda Gorontalo mulai turun hujan, seperti tadi yang terjadi di wilayah Bone Bolango namun itu tidak menjadi patokan, mengingat hujan intensitas ringan hanya turun sebentar saja. Namun kita berdoa ini pertanda baik dan Gorontalo Utara pun segera turun hujan," katanya.
Pihaknya memastikan pelayanan pengisian air bersih akan dilakukan setiap hari atau tergantung permintaan.
"Kami pun akan terus bergerak melakukan pelayanan penyaluran air bersih, berdasarkan pemetaan wilayah terdampak kekeringan yang melanda daerah ini," katanya.
Pihaknya meminta pemerintah desa tetap proaktif menyampaikan kondisi terkini, terkait dampak kekeringan yang memerlukan penanganan cepat di desa masing-masing.
"Alhamdulillah hari ini kami didukung penuh Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dalam penyaluran air bersih, serta pembagian makanan kepada masyarakat di wilayah tergolong kekurangan makanan," katanya.
Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.