Goal Aksis, awal tertatih-tatih kini jadi klub juara

2026/07/12

Perjalanan Goal Aksis dari klub yang pernah tertatih-tatih hingga meraih gelar juara menunjukkan bahwa prestasi tidak selalu lahir dari fasilitas mewah atau anggaran besar.

Kudus (ANTARA) - Gelar juara kategori U15 putri dalam Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian membangun pembinaan sejak usia dini mampu berbuah prestasi.

Di balik keberhasilan Goal Aksis mengangkat trofi di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tersimpan perjalanan panjang sebuah klub yang pernah berjuang di tengah berbagai keterbatasan.

Sejak awal, Goal Aksis tidak dibangun dengan dukungan finansial yang besar. Klub ini justru lahir dari semangat membuka kesempatan bagi anak-anak berbakat yang terkendala kondisi ekonomi agar tetap dapat mengembangkan kemampuan sepak bola tanpa terbebani biaya latihan.

Filosofi itu menjadi fondasi yang terus dipertahankan hingga kini.

Di tengah semakin kompetitifnya pembinaan usia muda, Goal Aksis tetap menempatkan akses terhadap latihan sebagai prioritas utama sehingga para pemain dapat fokus mengasah kemampuan, disiplin, dan karakter di lapangan.

Keberhasilan menjuarai HSL All-Stars 2025/2026 pun menjadi buah dari proses pembinaan yang berlangsung bertahun-tahun. Prestasi itu mempertegas bahwa pembinaan berkelanjutan dapat melahirkan tim kompetitif meski berangkat dari keterbatasan.

Baca juga: Goal Aksis juara HSL All-Stars

Gratiskan biaya latihan

Pelatih Kepala Goal Aksis, Budi Sufarlan, mengatakan klub didirikan dengan misi sosial untuk membuka jalan bagi anak-anak berbakat yang tidak memiliki kemampuan finansial mengikuti sekolah sepak bola (SSB).

"Mereka punya bakat, tetapi tidak memiliki biaya sekaligus tempat untuk menyalurkan kemampuan, karena itu manajemen menggratiskan biaya bulanan untuk berlatih," kata dia mengenang perjuangan tim.

Kebijakan tersebut telah diterapkan sejak klub berdiri pada 2013 dan terus dipertahankan hingga sekarang.

Keputusan menggratiskan bukan hanya untuk menjalankan program pembinaan, melainkan juga bentuk komitmen moral pengelola klub untuk menghadirkan kesempatan yang sama bagi setiap anak.

Bagi dia, kesempatan berlatih secara gratis mampu membangun motivasi para pemain untuk bekerja lebih keras.

Anak-anak menyadari bahwa kesempatan yang diberikan merupakan modal berharga, sehingga mereka berusaha membalas kepercayaan tersebut melalui penampilan terbaik setiap menjalani latihan maupun pertandingan.

Pelatih itu mengaku selalu mengingatkan para pemain agar memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sungguh-sungguh. Sebab, kerja keras, disiplin, dan keseriusan merupakan cara terbaik untuk mengejar mimpi menjadi pesepak bola.

Semangat tersebut kini terlihat dalam setiap sesi latihan. Para pemain datang dengan tujuan yang jelas, memiliki motivasi untuk berkembang, sekaligus berharap dapat menembus level yang lebih tinggi melalui berbagai kompetisi usia muda.

Perkembangan ekosistem sepak bola putri nasional juga ikut memperbesar motivasi para atlet muda Goal Aksis.

Kehadiran turnamen seperti MilkLife Soccer Challenge, Hydroplus Soccer League, hingga rencana penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup 2026 memberikan jalur kompetisi yang semakin jelas bagi para pemain binaan.

Saat ini Goal Aksis memiliki para pemain kelompok usia yang hampir lengkap, mulai U10, U12, U14, U16, U17, U18, U20 hingga tim senior.

Jenjang pembinaan tersebut memungkinkan proses pengembangan pemain berlangsung berkesinambungan sehingga talenta muda dapat terus berkembang sesuai tahapan usia.

Melalui struktur pembinaan yang lebih lengkap, klub memiliki kesempatan lebih besar menjaga regenerasi sekaligus menyiapkan pemain menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Baca juga: Solo bakal jadi regional baru HSL 2026/2027

Baca juga: HSL All-Stars jadi panggung seleksi pemain Timnas Putri U-16

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.