Gibran minta pemulihan pascabencana harus disertai mitigasi - ANTARA News Bangka Belitung

2026/08/08

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak.

Dalam keterangan Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Sabtu, Gibran menegaskan bahwa langkah mitigasi juga harus dilakukan untuk mencegah bencana serupa kembali merusak fasilitas dan permukiman warga.

Hal tersebut disampaikan oleh Gibran saat meninjau pembangunan Jembatan Gantung Kendawi, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8). Ia pun meminta normalisasi sungai di sekitar pembangunan jembatan gantung dipercepat untuk mencegah kerusakan akibat banjir yang kembali terjadi.

"Ini normalisasi sungainya harus dikebut, kondisi alamnya begini. Normalisasi sungai itu lebih mahal dari bikin jembatan," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran mengecek langsung progres pembangunan jembatan serta kondisi sungai di sekitar lokasi.

Ia juga mendengarkan penjelasan mengenai perkembangan pekerjaan dan kebutuhan penanganan lanjutan di kawasan terdampak bencana.

Selain jembatan dan sungai, Gibran meminta pemulihan kawasan terdampak yang mencakup fasilitas serta permukiman masyarakat.

"Sawah, rumah, sekolahnya juga dipindah. Kita bangun lagi semua, ya," ujarnya.

Gibran memastikan pembangunan infrastruktur di kawasan terdampak tetap menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan aktivitas masyarakat. Ia meminta penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan risiko bencana di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Dandim 0113/Gayo Lues Fran Desiafan Eka Saputra memaparkan laporan perkembangan pembangunan jembatan.

"Ini progres pengerjaan jembatan sampai tahap sekarang sudah pemasangan papan lantai jembatan. Progres sudah 80 persen, kemudian nanti rencananya tanggal 15 Agustus selesai. Kemudian target operasionalnya 16 Agustus," katanya.

Fran juga melaporkan bahwa Kodim 0113/Gayo Lues turut mendukung percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah tersebut melalui pembangunan puluhan jembatan.

Kodim 0113/Gayo Lues mengerjakan 56 jembatan, di mana 51 titik merupakan jembatan gantung, dua jembatan beton dan tiga jembatan Aramco.

Sebagai informasi, Jembatan Gantung Kendawi dibangun untuk memulihkan akses masyarakat yang selama ini terdampak bencana.

Infrastruktur sepanjang 100 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut nantinya akan dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua sehingga mempermudah mobilitas warga, termasuk akses para pelajar menuju sekolah.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.