Gempa di Kolombia, 181 orang tewas dan 1.310 terluka - ANTARA News Jawa Barat

2026/08/11

Istanbul (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia, Senin (10/8) meningkat menjadi sedikitnya 181 orang, menyebabkan bangunan runtuh dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran di sejumlah kota, menurut laporan media setempat, Selasa.

Sedikitnya 1.310 orang juga terluka dalam bencana alam tersebut, menurut Asosiasi Ibu Kota Provinsi Kolombia.

Cali dan Pereira menjadi kota yang mengalami kerusakan paling parah, dengan masing-masing 56 dan 66 bangunan runtuh.

Cali mencatat jumlah korban tewas tertinggi di antara kota-kota terdampak, yakni 95 orang, disusul Pereira dengan 72 orang. Cali juga mencatat 885 orang terluka.

Sejumlah kota, antara lain Quibdo, Cali, Manizales, Pereira, dan Armenia berada dalam status siaga merah akibat bencana tersebut.

Penerbangan di bandara Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura masih dihentikan.

Sebelumnya pada Senin, Presiden Abelardo De La Espriella mengatakan kepada wartawan bahwa bencana tersebut merusak 1.575 rumah, dengan 37 di antaranya hancur total, 61 bangunan runtuh, 18 pusat kesehatan rusak, 52 pusat pendidikan rusak, 17 pusat komunitas rusak, dan 18 ruas jalan terdampak.

Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional untuk memperkuat mobilisasi dan koordinasi kapasitas kelembagaan dalam menangani keadaan darurat.

Gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat (12.34 GMT/pukul 19:34 WIB), dengan pusat gempa berada sekitar 5 kilometer (3,1 mil) di sebelah timur Kota San Jose del Palmar, menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Lembaga tersebut melaporkan gempa terjadi pada kedalaman 107 kilometer (66,5 mil).

Gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,0 terjadi pada pukul 08.18 waktu setempat (13.18 GMT/pukul 20:18 WIB), sekitar 16 kilometer (9,9 mil) di sebelah barat San Jose del Palmar.

Kotapraja yang berada di wilayah administratif Choco tersebut berpenduduk sekitar 4.800 jiwa dan terletak pada ketinggian 1.288 meter (4.225 kaki) di atas permukaan laut.

Sumber: Anadolu

Pewarta: Primayanti
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.