Gelar Program Poe Ibu, KDM Gerakkan ASN Jabar untuk Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Ciamis

2026/10/17

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menggerakkan program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Ciamis melalui Program Poe Ibu.

Baca Juga

Sebanyak 39 rumah menjadi sasaran penanganan, dengan pendanaan tahap pertama berasal dari gerakan rereongan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini dijalankan melalui kegiatan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Baca Juga

Program Poe Ibu merupakan gerakan gotong royong ASN di lingkungan Pemprov Jawa Barat untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

KDM mengatakan, melalui kegiatan ini, sebanyak 39 rumah menjadi sasaran penanganan, yang terdiri atas 30 rumah milik masyarakat miskin atau kurang mampu dan 9 rumah yang terdampak bencana pergeseran tanah.

Baca Juga

Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kondisi hunian warga yang terdampak bencana.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, renovasi satu rumah milik warga bernama Teddy telah dilaksanakan.

Selanjutnya, renovasi tahap pertama direncanakan menyasar 11 rumah yang membutuhkan perbaikan, dengan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak.

Dari 11 rumah pada tahap pertama tersebut, sebanyak tiga rumah akan ditangani oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, sedangkan delapan rumah lainnya didukung oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dua rumah akan dibangun secara mandiri oleh Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, masing-masing satu rumah.

Sementara itu, enam rumah lainnya akan ditangani melalui kolaborasi sejumlah perangkat daerah.

Dalam pelaksanaannya, pendanaan renovasi Rutilahu tahap pertama bersumber dari gerakan rereongan ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program Poe Ibu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semangat rereongan ini menjadi wujud kepedulian bersama bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah secara kelembagaan, tetapi juga merupakan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh unsur aparatur," kata KDM, dikutip Sabtu (15/10/2026).

Pelaksanaan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 juga melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat, dan Jamkrida.

Halaman Selanjutnya

Sinergi lintas pihak ini diharapkan dapat memperkuat jangkauan manfaat program serta mendorong partisipasi berbagai unsur dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.