Gagalkan Penjambretan Bersenjata saat CFD, Empat Petugas Dishub DKI Dapat Penghargaan

2026/07/20

Bagikan:

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada empat petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang menggagalkan dugaan aksi penjambretan bersenjata terhadap seorang lansia dan cucunya saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Minggu, 19 Juli.

Penghargaan diserahkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin dalam apel khusus di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Jalan MT Haryono, Pancoran.

Aksi para petugas itu juga berujung pada diamankannya seorang terduga pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit, sepeda motor, dan tiga unit telepon genggam yang diduga hasil tindak kejahatan.

Budi mengatakan tindakan cepat petugas menunjukkan peran Dishub tidak hanya sebatas mengatur lalu lintas, tetapi juga menjaga keamanan masyarakat di ruang publik.

"Pada pagi hari ini kami melaksanakan apel khusus untuk memberikan apresiasi kepada empat petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan yang telah menggagalkan aksi penjambretan terhadap seorang lansia dan cucunya. Kami sangat mengapresiasi tindakan tersebut karena petugas tidak hanya menjalankan tugas sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," kata Budi dalam keterangannya, Senin, 20 Juli.

Menurut dia, pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diukur dari tugas dan kewenangan yang dimiliki, tetapi juga dari manfaat yang diberikan melalui tindakan nyata di lapangan.

"Besarnya pengabdian bukan diukur dari kewenangan ataupun besarnya tugas pokok dan fungsi, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Nilai itu yang terus kami tanamkan kepada seluruh petugas Dishub DKI Jakarta," tutur dia.

Salah seorang petugas penerima penghargaan, Muhammad Nahrowi, mengatakan peristiwa itu bermula ketika dirinya bersama rekan-rekannya tengah mengamankan pelaksanaan CFD di kawasan Jalan HR Rasuna Said. Saat bertugas, mereka mendengar teriakan warga yang menjadi korban penjambretan.

"Ketika kami sedang bertugas, tiba-tiba ada warga berteriak 'jambret'. Pelaku kemudian berlari mengarah ke posisi kami. Saat itu kebetulan ada kendaraan yang hendak melintas sehingga pelaku sempat panik dan terjatuh. Kami bersama warga langsung mengamankan pelaku," ujar Nahrowi.

Nahrowi menjelaskan pelaku berjumlah dua orang. Namun, hanya satu orang yang berhasil diamankan, sementara seorang lainnya melarikan diri.

BACA JUGA:


Dari tangan pelaku, petugas menyita satu bilah celurit, satu unit sepeda motor, serta tiga unit telepon genggam yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan. Korban, seorang lansia bersama cucunya, berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka. Sementara terduga pelaku telah diserahkan ke Polsek Setiabudi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Nahrowi menambahkan proses penangkapan berlangsung tanpa ada petugas yang terluka meski pelaku diketahui membawa senjata tajam.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+