FIFA Hapus Kartu Merah Paredes, Gelandang Argentina Akhirnya Angkat Bicara

2026/07/21

Momen saat Leandro Paredes ribut dengan pemain Spanyol

Leandro Paredes akhirnya menyampaikan pesan pertamanya setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. Gelandang Boca Juniors itu memilih mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Argentina, meski namanya sempat menjadi salah satu yang paling disorot akibat kericuhan seusai laga final.

Di sisi lain, FIFA mengonfirmasi bahwa kartu merah yang sempat tercatat atas nama Paredes ternyata merupakan kesalahan administrasi. Catatan tersebut kini telah dihapus, meski proses investigasi terhadap insiden setelah pertandingan masih terus berlangsung.

FIFA Koreksi Catatan Kartu Merah Paredes

Final Piala Dunia 2026 berakhir pahit bagi Argentina setelah takluk 1-2 dari Spanyol. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan La Roja meraih gelar dunia kedua mereka, sementara Argentina yang bermain dengan 10 orang kesulitan membalas hingga pertandingan usai.

Ketegangan mulai meningkat setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93. Seusai peluit panjang berbunyi, suasana memanas. Dani Olmo dilaporkan dipukul oleh anggota staf Argentina, Nicolas Otamendi terlibat konfrontasi dengan Rodri, sedangkan Paredes terlihat menarik dan membanting Gavi ke lapangan.

Di tengah kekacauan tersebut, sempat beredar laporan bahwa Paredes juga mendapat kartu merah. Namun FIFA kemudian menjelaskan kepada BBC Sport bahwa pemain berusia 32 tahun itu sebenarnya tidak pernah diusir wasit. Catatan kartu merah tersebut telah dihapus dari laporan resmi pertandingan.

Meski demikian, Paredes belum sepenuhnya terbebas. FIFA masih menyelidiki perilaku tim Argentina setelah final sehingga kemungkinan sanksi tetap terbuka.

BACA JUGA:

Paredes Pilih Ucapkan Terima Kasih

Lewat akun media sosialnya, Paredes tidak menyinggung insiden yang terjadi seusai pertandingan. Ia justru menyampaikan rasa bangga karena telah membela negaranya hingga final.

“Terima kasih, Argentina. Aku mencintaimu, hari ini dan selamanya.”

Paredes mengaku kecewa karena gagal memberikan kebahagiaan yang diharapkan masyarakat Argentina. Namun ia juga menegaskan seluruh skuad telah memberikan segalanya demi membawa bendera negaranya kembali berada di level tertinggi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang hingga detik terakhir di setiap pertandingan dan menyebut dirinya bangga pernah menjadi bagian dari tim nasional Argentina yang menurutnya merupakan yang terbaik dalam sejarah.

Agbonlahor Desak FIFA Bertindak Tegas

Meski kartu merahnya telah dibatalkan, tindakan Paredes tetap menuai kritik.

Mantan striker Inggris, Gabby Agbonlahor, menilai gelandang Argentina itu sudah melewati batas. Dalam komentarnya di talkSPORT, ia mengatakan pemain seharusnya tetap menunjukkan sikap sportif meski kalah dalam pertandingan sebesar final Piala Dunia.

Agbonlahor juga mengecam aksi Paredes terhadap Gavi yang disebutnya tidak pantas dilakukan di atas lapangan. Bahkan, ia berpendapat FIFA seharusnya menjatuhkan larangan tampil kepada Paredes pada Piala Dunia berikutnya apabila memiliki kewenangan untuk memutuskan hukuman tersebut.

Opini Gilabola.com

Keputusan FIFA menghapus kartu merah Leandro Paredes memang meluruskan kesalahan dalam laporan pertandingan.

Namun, itu bukan berarti seluruh persoalan selesai. Jika investigasi membuktikan adanya tindakan yang melanggar disiplin, sanksi tetap layak diberikan.

Final Piala Dunia adalah panggung terbesar sepak bola. Apa pun hasilnya, emosi seharusnya tidak berubah menjadi tindakan yang mencoreng pertandingan.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.