Banda Aceh (ANTARA) - Empat pelajar asal Aceh yang dinyatakan lolos program beasiswa di Sichuan Vocational College of Chemical Technology, Provinsi Sichuan, China, bertolak ke Morowali, Sulawesi Tengah untuk mempertajam bahasa mandarin selama tiga bulan, kata pejabat setempat.
“Pelatihan intensif kemahiran berbahasa Mandarin dilakukan sebelum mereka memulai perkuliahan di Sichuan Vocational College of Chemical Technology. Program ini menjadi bagian dari persiapan akademik agar mereka lebih siap mengikuti proses pembelajaran saat tiba di China,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Marthunis di Aceh Besar, Senin.
Empat siswa yang dilepas keberangkatan untuk melanjutkan studi beasiswa ke luar negeri itu masing-masing Enver Maula Aufasyah Putra dari SMAN 3 Banda Aceh, Maxalmina Mughayatsyah dari MAS Jeumala Amal Lueng Putu, Kabupaten Pidie Jaya, serta Muhammad Izyan Azhar dan Muhammad Badawi Fadillah dari SMKN 2 Banda Aceh.
Menurut dia, keberhasilan memperoleh beasiswa ke luar negeri merupakan kebanggaan bagi Aceh sekaligus membuktikan bahwa putra-putri di provinsi itu memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional.
Marthunis berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya, menjaga nama baik Aceh dan Indonesia selama berada di luar negeri, serta menimba ilmu dan pengalaman yang nantinya dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan daerah.
"Kesempatan belajar di luar negeri merupakan peluang yang sangat berharga. Gunakan waktu ini untuk meningkatkan kompetensi, membangun karakter, dan memperluas wawasan. Kami berharap kalian dapat kembali membawa ilmu, pengalaman, dan semangat baru untuk kemajuan Aceh," ujar Marthunis.
Baca: 400 mahasiswa peroleh beasiswa Kartu Indonesia Pintar
Pihaknya berharap, program beasiswa itu menjadi motivasi bagi pelajar Aceh lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik, kemampuan bahasa asing, dan keterampilan yang dibutuhkan di era global.
“Dengan semakin banyak generasi muda yang berhasil menembus perguruan tinggi internasional, Aceh diyakini akan memiliki sumber daya manusia yang semakin kompetitif di masa depan,” katanya.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan keempat pelajar tersebut menembus perguruan tinggi di luar negeri melalui jalur beasiswa.
"Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh. Karena itu, seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan hingga para mahasiswa tersebut mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdikan ilmunya untuk daerah," kata Fadhlullah.
Fadhlullah juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh dalam menghadapi agenda hilirisasi industri yang tengah berkembang di Indonesia, termasuk potensi hilirisasi sektor pertambangan di Aceh.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.