Ekspor Mobil Indonesia Makin Kencang, Ini Merek yang Paling Banyak Kirim ke Luar Negeri

2026/08/17

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Jakarta, VIVA – Mobil produksi Indonesia masih memiliki pasar yang cukup besar di luar negeri. Sepanjang tujuh bulan pertama 2026, ratusan ribu kendaraan dikirim ke berbagai negara, dengan beberapa merek mencatat volume ekspor jauh lebih besar dibandingkan lainnya.

Baca Juga

Berdasarkan data Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif, Senin 17 Agustus 2026, ekspor mobil utuh (completely built up/CBU) mencapai 293.547 unit sepanjang Januari-Juli 2026. Pada Juli saja, jumlahnya mencapai 41.849 unit, turun dari 44.476 unit pada Juni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Toyota menjadi merek dengan ekspor mobil utuh terbanyak sepanjang Januari-Juli 2026. Total pengirimannya mencapai 95.131 unit, dengan pangsa 32,4 persen dari keseluruhan ekspor CBU.  Pada Juli, perusahaan mengirim 14.311 unit ke pasar luar negeri. Angka tersebut naik 12,6 persen dibandingkan Juni yang mencapai 12.707 unit, meski masih turun 17,8 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebanyak 17.414 unit. 

Baca Juga

Daihatsu berada di posisi kedua dengan total ekspor 75.121 unit hingga Juli 2026. Kontribusinya mencapai 25,6 persen dari keseluruhan ekspor mobil utuh Indonesia. Pengiriman mereka pada Juli tercatat 9.117 unit, turun 17 persen dibandingkan Juni yang mencapai 10.981 unit. Jika dibandingkan Juli tahun lalu, ekspornya juga turun 30,9 persen. 

Mitsubishi Motors menempati posisi ketiga dengan ekspor 74.525 unit sepanjang Januari-Juli 2026. Merek tersebut memiliki pangsa 25,4 persen dan menjadi salah satu pemain dengan pertumbuhan tahunan terbesar di antara tiga besar.

Baca Juga

Pada Juli, Mitsubishi Motors mengirim 12.380 unit, turun 15,3 persen dibandingkan Juni. Namun, angka tersebut masih tumbuh 39 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebanyak 8.907 unit. Secara kumulatif, ekspornya juga meningkat 28,5 persen dibandingkan periode Januari-Juli 2025. 

Hyundai berada di posisi keempat dengan ekspor 25.256 unit selama tujuh bulan pertama 2026. Jumlah tersebut setara dengan 8,6 persen dari total ekspor CBU.

Berikutnya ada Suzuki dengan 10.439 unit, Honda 8.568 unit, Isuzu 3.456 unit, Wuling 884 unit, dan Hino 167 unit. Sementara itu, Chery dan DFSK belum mencatat ekspor CBU dalam data Gaikindo hingga Juli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika melihat tiga merek teratas, Toyota, Daihatsu, dan Mitsubishi Motors secara gabungan telah mengirim 244.777 unit mobil ke pasar luar negeri sepanjang Januari-Juli. Jumlah tersebut setara sekitar 83,4 persen dari total ekspor CBU Indonesia.

Selain mobil utuh, aktivitas ekspor industri otomotif juga mencakup kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD). Sepanjang Januari-Juli 2026, ekspor CKD mencapai 47.945 set, naik 36,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Mitsubishi Motors menjadi kontributor terbesar dengan 30.662 set, disusul Hyundai 9.030 set dan Suzuki 7.448 set. Pada Juli saja, ekspor CKD mencapai 8.515 set, naik 22,8 persen dibandingkan Juni yang sebanyak 6.934 set.