Edukasi perlindungan konsumen, BI Jateng gandeng Pemkot Semarang
Rabu, 5 Agustus 2026 10:21 WIB
Petugas dari Bank Indonesia melayani masyarakat di Klinik Perlindungan Konsumen di Kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Semarang (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggandeng Pemerintah Kota Semarang melalui Kelurahan Muktiharjo Kidul melaksanakan edukasi perlindungan konsumen terkait transaksi keuangan.
Edukasi perlindungan konsumen itu menjadi bagian dari kegiatan jalan sehat yang diikuti sekitar 4.000 warga Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Minggu.
Pengawas Yunior BI Jateng Tsamara A.P. H menjelaskan bahwa layanan pengaduan konsumen itu dilayani oleh Klinik Perlindungan Konsumen yang dibuka di kelurahan tersebut.
"Kami mengadakan Klinik Perlindungan Konsumen. Kami berikan edukasi kepada para lansia agar mereka bisa terhindar dari penipuan, utamanya di sistem pembayaran," katanya.
Tidak hanya untuk lansia, klinik tersebut terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tetapi kebanyakan masyarakat yang mengadu kebetulan dari kalangan lansia.
Pengaduan yang masuk ke klinik, kata dia, sejauh ini banyak masyarakat yang mengaku mendapatkan SMS dari pihak yang mengaku perbankan, atau platform e-commerce.
Kemudian, masyarakat diminta untuk mengisi data pribadi, bahkan ada yang dituntun untuk melakukan transaksi.
"Jadi, pengaduan, utamanya di sistem pembayaran, apalagi terkait kartu kredit, kartu debit, kalau ada penipuan yang melibatkan dompet digital, kemudian melibatkan mobile banking, itu semuanya bisa dilaporkan ke Bank Indonesia," katanya.
Sebelum dilaporkan ke BI, kata dia, laporan terlebih dahulu bisa disampaikan ke perbankan yang terkait atau ke sistem pembayaran yang terkait.
"Kemudian jika tidak ada balasan, itu bisa diteruskan ke Bank Indonesia melalui 131 atau bicara.bi.go.id," katanya.
Selain edukasi, BI Jateng juga memberikan bantuan sembako bagi lansia atau masyarakat tidak mampu, antara lain berupa beras, minyak goreng, gula, dan santan.
Lurah Muktiharjo Kidul Sofia Ernawati menyebutkan kegiatan jalan sehat itu membagikan setidaknya 120 paket sembako, serta berbagai doorprize.
"Doorprize sangat melimpah sekali. Ada sepeda, sepeda listrik, ada kulkas, ada mesin cuci. Dan ini akan menambah masyarakat biar mereka antusias untuk memperingati HUT RI yang ke-78," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan sejumlah program yang dilakukan, seperti bantuan operasional penyelenggaraan rukun tetangga (BOP RT) dan taman toga.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.