Jakarta -
Varietas durian unggulan ada banyak. Namun, black thorn baru-baru ini menjadi incaran banyak orang padahal harganya 5-8 kali lipat lebih mahal dari varietas lain. Kenapa ya?
Terlepas dari aromanya yang tajam, durian tetap menjadi salah satu buah yang digemari banyak orang, terutama masyarakat Asia. Varietasnya pun ada banyak, berbeda-beda di setiap negara.
Jika berbicara tentang varietas unggulannya ada Musang King, Monthong, hingga Black Thorn yang terkenal istimewa. Namun menariknya, belakangan ini hanya ada satu varietas unggulan yang diincar warga Vietnam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari e.vnexpress.net (31/8), saat ini varietas durian Black Thorn jadi yang paling laris di negara tersebut. Padahal, harganya jauh lebih mahal daripada varietas lainnya.
Per kilogram durian bisa mencapai VND370.000-400.000 atau sekitar Rp251,682 - Rp272,088. Harga ini pun dinilai lima sampai delapan kali lipat lebih mahal daripada varietas lain, seperti Ri6 dan Monthong.
Menurut laporan situs ini, harga durian Ri6 dan Monthong telah turun 20-30% dari tahun lalu. Kini harganya dibanderol VND55.000 dan VND80.000-90.000 (Rp37,412 - Rp54-61.000) per kilogram. Sedangkan harga Black Thorn masih stabil.
Salah satu warga dari kelurahan Xuan Hoa di kota Ho Chi Min mengaku sudah membeli tiga buah durian Black Thorn bulan ini meskipun harganya cukup mahal. Menurut Hoa, ia suka dengan varietas ini karena kulitnya lebih tipis dan daging buahnya lebih banyak. Selain itu, keluarganya juga menyukai tekstur Black Thorn yang lembut.
Durian black thorn baru baru ini menjadi incaran banyak warga Vietnam. Foto: Istimewa
Loan, seorang penjual buah di kelurahan Go Vap, Ho Chi Min juga mengungkap bahwa terkadang ia mendapatkan 100-200 kilogram durian Black Thorn. Sebagian besarnya dijual ke pelanggan yang memang sudah melakukan pemesanan terlebih dahulu. Sisanya dijual di lapak untuk pelanggan yang mau datang langsung.
"Enam hingga tujuh dari sepuluh orang akan meminta Black Thorn. Beberapa meninggalkan detail kontak mereka dan meminta saya memberi tahu mereka ketika stok tiba," jelasnya.
Menurutnya, varietas Black Thorn dilaporkan jauh lebih cepat terjual dibandingkan Musang King yang sama-sama premium.
Sayangnya kendala muncul karena permintaan meningkat tetapi produksi atau hasil panenya terbatas. Hien, soerang pedagang durian di provonsi Dak Lak mengatakan bahwa durian Black Thirn dijual dengan harga VND220.000-240.000 (Rp149,649-Rp163,253) per kilogram di tingkat petani.
Dirinya juga banyak menerima pesanan sampai berton-ton durian Black Thorn, sayangnya hanya mampu mendapatkan 400-500 kilogram setiap dua hingga tiga hari dari petani.
"Banyak petani hanya memiliki sedikit pohon (durian black thorn), sehingga mendapatkan buahnya sangat sulit," ujarnya.
Vo Tan Loi, ketua Asosiasi Durian Dong Thap, mengatakan bahwa pohon durian Black Thorn menghasilkan buah berkualitas tinggi tetapi memang hasil panennya jauh lebih rendah daripada varietas lainnya.
Sayangnya, hasil panen black thorn terbatas sedangkan permintaan meningkat. Foto: FB Soon Lip Chee
Misalnya, pohon durian Monthong yang berumur enam tahun dapat menghasilkan 30-50 buah per tahun. Sedangkan Black Thorn hanya bisa menghasilkan kurang dari setengah jumlah tersebut. Hasil panen rendah nini membuat banyak petani enggan memperluas budidaya karena harganya akan lebih tinggi dan belum tentu menguntungkan.
Durian Black Thorn memang tergolong varietas premium. Bentuk buahnya lebih bulat, hampir menyerupai segi lima. Durinya juga pendeng dan jarang-jarang.
Warna daging durian ini kuning keemasan dengan aroma lebih kuat daripada jenis lainnya. Black Thorn juga punya cita rasa manis alami yang legit dan creamy. Daging buahnya pun tebal, teksturnya halus, tidak berserat, dan meleleh dalam mulut.
Harganya dibanderol mulai dari Rp200.000 ke atas. Namun, untuk ukuran durian dengan berat lebih dari 1 kilogram, harganya bisa mencapai Rp1-1,4 juta.
(aqr/adr)