Dugaan pelecehan influencer Sashfir di Senopati, polisi periksa saksi

2026/10/09

Dugaan pelecehan influencer Sashfir di Senopati, polisi periksa saksi

Jumat, 9 Oktober 2026 10:21 WIB

Image Print

Pemengaruh Sashfir atau Fira Assegaf, Jakarta, Jumat (9/10/2026). ANTARA/HO-Instagram/sahsfir/Luthfia Miranda Putri.

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa pemengaruh (influencer) Fira Assegaf atau yang akrab disapa Sashfir di area toilet sebuah restoran steik kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengonfirmasi bahwa perkara yang sempat membuat korban trauma sejak kejadian pada April 2026 lalu tersebut kini sudah tahap penyidikan.

"Saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Joko menjelaskan, pihak kepolisian telah memanggil terlapor untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Dalam perkara ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," tutur Joko.

Peristiwa dugaan pelecehan itu bermula saat Sashfir tengah menggunakan fasilitas toilet restoran. Tiba-tiba, ia melihat sebuah ponsel berwarna hitam disodorkan dari atas sekat toilet oleh orang tak dikenal.

Sashfir yang terkejut langsung keluar mengejar pelaku yang melarikan diri ke area dapur di lantai bawah. Ia sempat meminta pihak restoran memblokir gedung dan menyisir lokasi hingga menemukan pria dengan ciri-ciri tinggi, berkulit kecokelatan, serta memegang ponsel iPhone hitam.

Lantaran pria tersebut tidak mengakui perbuatannya, Sashfir memilih untuk membawa kasus dugaan pelecehan ini ke jalur hukum.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi selidiki kasus pelecehan pemengaruh Sashfir di toilet Senopati

Pewarta : Luthfia Miranda Putri
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.