Dubes UEA menawarkan investasi Bendungan Bulango Ulu ke Masdar - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026/08/12

Gorontalo (ANTARA) - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri membuka peluang keterlibatan perusahaan UEA dalam pengembangan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, termasuk melalui perusahaan energi terbarukan Masdar.

Abdulla menyampaikan peluang tersebut setelah meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu pada hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Gorontalo, Rabu. Ia menilai bendungan tersebut memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih jauh melalui investasi dan pemanfaatan teknologi perusahaan asal UEA.

“Kami sudah berkunjung dan melihat langsung pembangunan dam ini. Saya kagum dan senang melihat kemajuan pekerjaannya. Untuk memberi nilai tambah bagi Gorontalo, kita akan berkolaborasi melalui perusahaan UEA, salah satunya adalah Masdar, untuk bisa berkontribusi pada proyek ini,” kata Abdulla.

Ia mengatakan peluang kerja sama tersebut akan diarahkan untuk memberikan nilai tambah terhadap infrastruktur yang telah dibangun, dengan melibatkan perusahaan-perusahaan UEA yang memiliki kapasitas di bidang energi dan teknologi.

Masdar merupakan perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Abu Dhabi dan memiliki fokus bisnis pada pengembangan energi bersih, termasuk tenaga surya, energi angin, serta hidrogen hijau. Perusahaan tersebut memiliki portofolio pengembangan energi terbarukan di berbagai negara.

Keterlibatan Masdar dinilai berpotensi memperluas manfaat Bendungan Bulango Ulu, tidak hanya sebagai infrastruktur penyedia air dan irigasi, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan energi bersih di Gorontalo.

Bendungan Bulango Ulu memiliki kapasitas tampung sekitar 93,549 juta meter kubik dengan luas genangan 549,11 hektare. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu menyediakan air baku bagi sekitar 880.000 jiwa, mengairi 5.000 hektare sawah, serta memiliki potensi pembangkit listrik sekitar 80 megawatt.

Potensi tersebut membuka ruang pengembangan ekonomi baru, mulai dari penguatan ketahanan air dan produktivitas pertanian hingga pemanfaatan energi terbarukan dan pengembangan kawasan wisata di sekitar bendungan.

Pembangunan Bendungan Bulango Ulu dimulai sejak 2019 dan ditargetkan rampung pada 2026. Kehadiran investor dan perusahaan teknologi dari UEA diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan infrastruktur tersebut setelah konstruksi selesai.

Dalam kunjungan itu, Abdulla didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili, dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Aries Ardianto. Rombongan disambut Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo Ali Rahmat.

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.