Dubes: Kerja sama industri jadi capaian signifikan hubungan Jerman-RI

2026/10/03

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyoroti kerja sama industri, khususnya dalam bidang teknologi dan energi, sebagai salah satu capaian signifikan dalam hubungan bilateral antara Jerman dan Indonesia.

"Menurut saya, industri Jerman telah berkontribusi melalui teknologi, baik dalam teknologi persinyalan LRT, energi surya, proyek transisi energi, maupun pembangunan jaringan listrik di Sulawesi," kata Beste dalam perayaan Hari Persatuan Jerman di Jakarta, Jumat malam.

Ia menuturkan kontribusi industri Jerman juga mencakup penyediaan teknologi untuk pengembangan proyek energi terbarukan serta kerja sama dalam Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan (Just Energy Transition Partnership/JETP).

Selain sektor industri dan energi, Beste mengatakan dukungan Jerman terhadap negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA) sebagai bagian penting dari hubungan kedua negara.

Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Uni Eropa, Jerman mendukung proses negosiasi perjanjian tersebut yang dipimpin oleh Indonesia.

"Jadi, kerja sama mencakup perdagangan dan energi. Kami juga siap menghadirkan banyak investasi teknologi tinggi di Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Indonesia ingin perkuat kerja sama industri hingga SDM dengan Jerman

Dalam bidang kesehatan, Beste menyoroti kontribusi perusahaan Jerman, seperti Bayer, yang menjadi mitra Indonesia dalam penyediaan produk nutrisi bagi perempuan dan anak-anak guna mendukung pemenuhan gizi seimbang.

Kerja sama bilateral juga mencakup sektor keamanan dan bantuan kemanusiaan, termasuk pengadaan dua pesawat angkut A400M yang dilakukan bersama mitra-mitra Eropa.

Menurut Beste, pesawat tersebut berperan dalam mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatra dan kebakaran di Kalimantan.

"Kami bangga dapat membantu. Pesawat angkut besar dari Eropa dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia di wilayah terdampak," katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan kerja sama Indonesia-Jerman dalam pengadaan kapal riset KRI Canopus, yang dibangun melalui kolaborasi perusahaan Indonesia dan Jerman.

Kapal tersebut mendukung kegiatan survei perairan Indonesia yang dinilai penting bagi kelancaran arus perdagangan dunia.

Baca juga: Indonesia-Jerman perkuat kerja sama pengembangan EBT dan vokasi

Beste mengatakan berbagai kerja sama tersebut mencerminkan luasnya kemitraan Indonesia dan Jerman, mulai dari industri, perdagangan, energi, kesehatan, hingga keamanan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang mewakili Pemerintah Indonesia di acara itu, mengatakan Indonesia ingin memperdalam kerja sama dengan Jerman di berbagai sektor strategis, mulai dari industri, infrastruktur, perdagangan, investasi, energi, transformasi digital, kesehatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

"Ke depan, kami melihat peluang besar untuk memperdalam kerja sama di bidang industri, infrastruktur, perdagangan, investasi, energi, transformasi digital, kesehatan, ilmu hayati, dan pengembangan sumber daya manusia," ujar Airlangga.

Dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Jerman dalam perayaan Hari Persatuan Jerman, seraya berharap persahabatan dan kemitraan kedua negara terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Jerman bidik perluasan kerja sama ekonomi RI di tengah dinamika global

Baca juga: Airlangga: RI prioritaskan transformasi industri berbasis tenaga surya

Pewarta: Katriana
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.