Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB
Jakarta, VIVA – Ekonomi digital Asia Tenggara sedang bertumbuh jauh lebih cepat, bahkan mengungguli infrastruktur keamanan digitalnya.
Baca Juga
Merespons pertumbuhan tersebut, perusahaan teknologi TOTM Technologies Limited (TOTM) dan platform kolaborasi AI nasional Indonesia, Korika, mengumumkan peluncuran kerja sama strategis dengan Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kerja sama ini mendorong penerapan teknologi terbaru yang aman, bertanggung jawab, dan tepercaya di Indonesia dan Asia Tenggara," kata Group Chief Executive Officer dan Executive Director TOTM Technologies, Chan Wei Jie dalam keterangannya, Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca Juga
TOTM dan Korika jalin kerja sama kembangkan adopsi AI
Photo :
- [Istimewa]
KORIKA didirikan dibawah naungan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA), dengan menyatukan lembaga pemerintahan, akademisi, industri, dan komunitas dalam bidang inovasi AI dan transformasi digital tanpa melupakan unsur keamanan.
Baca Juga
TOTM Technologies membangun infrastruktur digital yang menghubungkan kecerdasan buatan (AI), quantum-safe technology, dan identitas digital. Sehingga dapat memperluas cakupan program identitas nasional, dan trust infrastructure lintas batas negara di kawasan regional.
Chan Wei menjelaskan, kerja sama ini meresmikan minat dan harapan yang sama antara kedua pihak, dalam mendorong kolaborasi teknologi mutakhir lintas batas negara. Dimana hal itu pada akhirnya akan menghubungkan ekonomi digital Indonesia yang sedang bertumbuh ke kawasan ASEAN.
“Kerja sama kami dengan KORIKA merefleksikan perspektif kami yang sama bahwa kolaborasi lintas batas sangatlah penting untuk membangun ekonomi digital yang lebih terhubung dan tepercaya di negara-negara ASEAN," kata Chan Wei Jie.
"Kami melihat kerja sama ini sebagai titik menuju Asia Tenggara yang lebih terintegrasi, yang fokus pada penerapan teknologi dan kapabilitas bersama agar mencapai hasil yang terukur," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Chairman KORIKA, Prof. Dr. Hammam Riza mengatakan, kolaborasi ini mencakup tiga area. pertama dalam bidang kecerdasan buatan (AI), dimana kerja sama ini akan menjunjung pengembangan AI yang aman, bertanggung jawab, dan inklusif, yang sejalan dengan mandat nasional KORIKA dan fokus TOTM dalam hal tata kelola AI.
Kedua dalam hal infrastruktur, dimana kedua belah pihak akan mendesain sistem quantum-secure and identity-based blockchain, yang ditujukan untuk mengantisipasi ancaman dalam bidang quantum computing di kemudian hari.
Halaman Selanjutnya
Ketiga dalam bidang perdagangan, yang akan membuka pertukaran kredensial digital dan data yang aman dan bersifat interoperable dalam lintas batas negara, yang masih termasuk dalam kerangka teknis dan aturan yang berlaku.