DPRD Surabaya dukung langkah pemkot menata PKL - ANTARA News Jawa Timur

2026/07/16

Banyak sentra wisata kuliner yang dibangun di Kota Pahlawan ini juga untuk solusi penataan PKL.

Surabaya (ANTARA) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Laila Mufidah mendukung langkah Pemkot Surabaya melakukan penataan atas keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di setiap wilayah yang diikuti solusi.

"Mari tertib bersama tanpa merampas hak fasilitas umum dan berjualan di bahu jalan. Bisa menyusahkan orang lain karena macet," katanya di Surabaya, Kamis.

Ia mengatakan, penataan PKL saat ini memang menjadi perhatian bersama. Sebagai kota besar, pedagang kaki lima ini akan terus mengikuti gerak arah kota karena banyak urban di kota sekelas Surabaya.

Selain kota jasa juga kota dengan pusat ekonomi ada di ibu kota Provinsi Jatim ini. Sampai kapan pun PKL akan selalu ada. Bahkan PKL juga selalu menjadi bagian dari isu tata kota. 

"Selain persoalan parkir dan sampah, PKL akan terus menjadi atensi kita semua. Saya juga terbantukan dengan PKL. Tapi mari berjualannya di tempat yang tepat. Bukan di tepi-tepi jalan," ujarnya.

Menurutnya, pemkot tidak menghambat siapa pun untuk mencari nafkah dan bahkan mendukung menyusul banyak sentra wisata kuliner (SWK) dibangun dalam rangka dukungan warga beraktivitas ekonomi.

Namun, diharapkan mereka terus beraktivitas ekonomi kerakyatan dengan tidak mengambil hak pihak lain karena masyarakat Surabaya memiliki kesadaran bersama untuk tidak melanggar hak orang lain.

"Mereka adalah warga Surabaya dengan KTP asli Surabaya. Mereka harus kita dukung untuk beraktivitas ekonomi," ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang menata PKL dengan diikuti solusi tersebut karena ribuan stan pasar sudah disiapkan untuk menampung PKL dan pedagang pasar tumpah.

"Banyak sentra wisata kuliner yang dibangun di Kota Pahlawan ini juga untuk solusi penataan PKL. Meski menjadi tantangan bersama bahwa belum semua SWK ramai," katanya.

Ia mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang membuka komunikasi langsung dengan warganya melalui hotline, semua warga bisa mengadu apa pun. 

"Termasuk aktivitas PKL yang ada di semua sudut dan wilayah Kota Surabaya. Namun yang perlu ditekankan adalah jangan ada PKL baru di salah satu titik. Satpol PP harus memantau intensif," kata Mufidah.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.