DPRD Kotim soroti pemadaman bergilir yang kembali terjadi

2026/09/19

DPRD Kotim soroti pemadaman bergilir yang kembali terjadi

Sabtu, 19 September 2026 17:08 WIB

Image Print

Ketua DPRD Kotim Rimbun. (ANTARA/Devita Maulina)

Sampit (ANTARA) - DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menyoroti pemadaman listrik bergilir yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah setelah sebelumnya PLN menyampaikan kondisi kelistrikan akan kembali normal.

“Beberapa minggu yang lalu terkait dengan menyala bergantian atau pemadaman bergilir, kami dari DPRD sudah mengundang dan juga sudah berkoordinasi dengan pihak PLN, terutama PLN Cabang Sampit atau Kabupaten Kotim,” kata Ketua DPRD Kotim Rimbun di Sampit, Sabtu.

Rimbun menyampaikan, pihaknya sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan PLN Cabang Sampit untuk membahas keluhan masyarakat terkait pasokan listrik yang menyala secara bergantian.

Dalam koordinasi tersebut PLN menyampaikan pemadaman listrik secara bergilir tidak akan kembali terjadi hingga memasuki minggu kedua Agustus. Pernyataan itu sempat memberikan kepastian kepada masyarakat yang sebelumnya terdampak pemadaman.

Namun, belakangan DPRD kembali menerima informasi mengenai adanya wilayah yang mengalami kondisi listrik menyala secara bergantian. Situasi tersebut dinilai perlu mendapat penjelasan dari pihak PLN agar masyarakat mengetahui penyebab gangguan pasokan listrik.

Ia juga menegaskan, hingga kini DPRD Kotim belum kembali memperoleh informasi terbaru dari PLN terkait kondisi tersebut. Karena itu, pihaknya akan mendorong komunikasi dan koordinasi kembali untuk memastikan persoalan kelistrikan yang terjadi di lapangan.

“Memang kita belum ada komunikasi dan koordinasi lagi terkait dengan informasi menyala bergantian ini. Jangan sampai ini terulang lagi penderitaan masyarakat yang ada di Kabupaten Kotim,” ujarnya.

Baca juga: Perumdam: Kadar garam air di wilayah selatan Kotim terlalu tinggi

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menekankan ketersediaan listrik yang stabil merupakan kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas masyarakat.

Gangguan pasokan listrik tidak hanya berdampak terhadap rumah tangga, tetapi juga dapat menghambat kegiatan usaha, perkantoran hingga pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemadaman bergilir yang kembali terjadi perlu segera dipastikan penyebabnya. Hal itu penting agar masyarakat tidak terus menghadapi ketidakpastian mengenai waktu listrik padam maupun kembali menyala.

DPRD Kotim berharap kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan tidak berlangsung berlarut-larut. PLN juga diharapkan segera memastikan pasokan listrik di wilayah Kotim dapat kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan hanya kemarin saja menyalanya bergantian, tapi mulai hari ini tidak ada lagi menyala bergantian itu,” harapnya.

Rimbun menambahkan DPRD Kotim siap kembali berkoordinasi dengan PLN apabila pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah. Langkah tersebut diperlukan untuk memperoleh informasi yang jelas sekaligus memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Semua penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit dibatalkan karena kabut asap

Baca juga: Pemkab Kotim pertimbangan opsi pemasangan pipa bawah air atasi krisis air bersih

Baca juga: Karhutla belum reda, Dompet Dhuafa gelar doa bersama memohon hujan

Pewarta : Devita Maulina
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.