DPRD Kotim dorong percepatan pembangunan kembali SMAN 1 Cempaga
Rabu, 30 September 2026 17:21 WIB
Komisi III DPRD Kotim meninjau kondisi SMAN 1 Cempaga yang mengalami kebakaran belum lama ini. Selasa (29/9/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Sampit (ANTARA) - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendorong percepatan pembangunan kembali SMAN 1 Cempaga yang mengalami kebakaran pada Minggu (27/9) dini hari.
“Kami berterima kasih kepada bupati atas respons cepatnya dengan memerintahkan DCKTRP dan Dinas Pendidikan melakukan langkah jangka pendek agar siswa bisa segera melanjutkan proses belajar mengajar,” kata Ketua Komisi III DPRD Kotim Dadang Siswanto di Sampit, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang setelah dirinya bersama anggota Komisi III DPRD Kotim lainnya, yakni Langkap, Syahbana, Sihol Parningotan Lumban Gaol, Noor Aprilly, dan Marudin, meninjau langsung kondisi SMAN 1 Cempaga pasca kebakaran.
Dadang menjelaskan, upaya percepatan tersebut dinilai penting agar kondisi bangunan sekolah segera dipulihkan sehingga kegiatan belajar mengajar siswa tidak terganggu dalam waktu yang berkepanjangan.
Dia mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak kebakaran. Terlebih, penanganan sementara dibutuhkan agar siswa tetap memperoleh layanan pendidikan meski fasilitas sekolah mengalami kerusakan.
Dadang pun meminta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) segera menuntaskan pendataan terhadap kondisi bangunan SMAN 1 Cempaga sebagaimana yang telah diinstruksikan Bupati Kotim sebelumnya.
Pendataan tersebut dinilai menjadi bagian penting untuk menentukan kebutuhan penanganan dan menjadi dasar bagi pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dalam mengusulkan pembangunan kembali sekolah.
“Kami meminta pembaruan data sesegera mungkin. Tadi disampaikan Kamis atau Jumat, insyaallah sudah selesai. Data itu menjadi bahan tindak lanjut pemerintah provinsi dan Dinas Pendidikan provinsi untuk disampaikan kepada pemerintah pusat,” ujarnya.
Hasil pendataan nantinya akan dikoordinasikan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, agar dapat diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan pembangunan kembali fasilitas sekolah.
Komisi III DPRD Kotim juga berencana melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyampaikan kondisi SMAN 1 Cempaga sekaligus mendorong agar proses pembangunan dapat dilakukan secepatnya.
“Kami akan bertemu dengan Dinas Pendidikan provinsi untuk sama-sama menyuarakan agar sekolah ini segera dibangun kembali. Syukur-syukur bisa dilaksanakan melalui perubahan anggaran tahun ini,” ucap Dadang.
Menurutnya, percepatan pembangunan diperlukan karena keberadaan sarana pendidikan yang layak sangat berkaitan dengan kelancaran proses pembelajaran. Penanganan jangka pendek diharapkan tidak berlangsung terlalu lama sambil menunggu pembangunan permanen.
Komisi III DPRD Kotim, lanjutnya, akan terus mengawal koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat agar kebutuhan pembangunan sekolah dapat segera mendapatkan tindak lanjut.
Dadang juga mengajak jajaran guru dan para siswa SMAN 1 Cempaga untuk tetap bersabar dan menjaga semangat selama proses penanganan dampak kebakaran berlangsung.
“Kepada guru-guru dan murid agar tetap bersabar dan tetap semangat. Insyaallah ini akan kita lalui secara bersama,” demikian Dadang.
Baca juga: Dua pejabat di Kotim pilih pensiun dini
Baca juga: Karhutla di Kotim berkurang, kabut asap masih pekat
Baca juga: Bupati Halikinnor berduka atas wafatnya tokoh pers Kotim
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.