DPR RI awasi penyaluran bantuan pangan beras - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026/09/29

Manado (ANTARA) - Anggota DPR RI Komisi VI  Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengawasi penyaluran bantuan pangan beras di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Pengawasan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat sesuai ketentuan, baik dari sisi kualitas maupun proses penyalurannya," kata Christiany, di Manado, Selasa.

Dia mengatakan kali ini pihaknya melihat langsung penyaluran bantuan pangan beras di Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara.

CEP turun langsung ke tengah masyarakat di Kelurahan Girian Atas dan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, serta di Kauditan, Desa Kema dan Watudambo, Kabupaten Minahasa Utara.

Dalam kunjungan tersebut, ia bahkan membuka sendiri karung beras yang akan dibagikan guna memastikan kualitas beras medium yang diterima warga dalam kondisi layak konsumsi.

Menurut CEP, pengawasan terhadap program bantuan pangan tidak cukup dilakukan melalui laporan administratif. Kondisi di lapangan, mulai dari kualitas beras hingga proses penerimaan oleh masyarakat, perlu dipastikan secara langsung agar program benar-benar memberikan manfaat kepada penerima.

“Hari ini saya sengaja datang di Kota Bitung. Saya tidak mau hanya dengar laporan di atas kertas. Saya mau lihat langsung, berasnya sampai atau tidak, kualitasnya bagus atau tidak, warganya senang atau tidak,” kata CEP.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan terhadap penyaluran bantuan pangan yang dilakukan Perum Bulog SulutGo. Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang bermitra dengan Bulog, Kementerian Perdagangan, dan BUMN pangan, CEP menekankan pentingnya memastikan program pangan pemerintah dapat diterima masyarakat yang menjadi sasaran bantuan.

Jadi, katanya, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab moral saya untuk memastikan program Bapak Presiden Prabowo untuk ketahanan pangan ini benar-benar dirasakan rakyat kecil.

Ia juga meminta agar proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tidak membebani masyarakat penerima bantuan.

CEP menegaskan tidak boleh ada potongan maupun pungutan liar dalam penyaluran bantuan pangan. “Ini hak rakyat. Kalau ada warga Bitung yang dipersulit untuk mendapatkan beras bantuan, tolong sampaikan ke saya. Tentu kami akan tindak lanjuti langsung ke Pimpinan Bulog di Jakarta,” katanya.

CEP juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perum Bulog Kanwil SulutGo atas pelaksanaan penyaluran bantuan pangan di Kota Bitung serta meminta Bulog terus menjaga kualitas pelayanan dan memastikan bantuan diterima masyarakat sesuai ketentuan. “Terima kasih Bulog, teruslah hadir untuk rakyat,” kata CEP.

Wakil Pemimpin Wilayah Kanwil Bulog Sulut dan Gorontalo Moh Junaedy mengatakan pihaknya terus menjaga kualitas beras Bulog.

Bulog, katanya, menyimpan beras di gudang dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Kami harap penyaluran pangan beras akan tersalur tepat waktu dan tepat sasaran," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DPR RI awasi penyaluran bantuan pangan beras di Sulawesi Utara

Pewarta: Nancy Lynda Tigauw
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.