Okto Rizki Alpino
| 23 Agustus 2026, 19:50 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, mininjau Desa Adat Sade, Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang terbakar.
AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, memastikan revitalisasi Desa Adat Sade, Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, segera dilakukan setelah kebakaran menghanguskan sedikitnya 120 bangunan.
"Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua," ujar Sari saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (23/8/2026).
Sari datang langsung ke Desa Adat Sade setelah menerima kabar kebakaran. Dia meninjau kawasan terdampak, berdialog dengan warga, dan melihat proses pembersihan puing-puing sisa kebakaran.
Baca Juga: Buntut Kebakaran di TPS Liar Kramat Jati, Pemprov Jakarta Telusuri Rantai Pembuangan Sampah Ilegal
Dia juga menyerahkan bantuan uang tunai Rp200 juta dan 100 paket sembako kepada warga terdampak. Menurutnya, bantuan lanjutan akan diberikan melalui program pemerintah pusat.
Dia mengatakan, pemulihan kawasan adat tersebut menjadi perhatian khusus. Selain meninjau lokasi, dia mendatangi posko kesehatan untuk memastikan layanan bagi warga terdampak berjalan cepat dan tepat.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Api dengan cepat menjalar karena sebagian besar bangunan di kawasan adat itu terbuat dari kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sedikitnya 120 bangunan hangus. Hingga Minggu, warga masih mengais puing-puing rumah dan membersihkan material sisa kebakaran.
Kepala Desa Rembitan Lalu Winakse mengatakan dirinya berada di lokasi ketika api mulai membesar. Dia segera berkoordinasi dengan aparat untuk mengevakuasi warga dan menangani kebakaran.
Baca Juga: Pabrik Amunisi di Dekat Roma Italia Meledak, Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah, Supardan, mengatakan petugas dan mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Sengkol-Mandalika.
Pemadaman berlanjut hingga Minggu pagi. Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, mengatakan petugas gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga masih menangani kepulan asap serta melakukan pendinginan. Mobil tangki air turut dikerahkan.
"Penyebab kebakaran belum diketahui. Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan," ujar Ridwan.