Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan air bersih hingga pelosok Gunungkidul
Jumat, 7 Agustus 2026 20:20 WIB
Kegiatan penyaluran bantuan air bersih yang dilaksanakan Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) di wilayah Kabupaten Gunungkidul. ANTARA/HO-Dompet Dhuafa
Yogyakarta (ANTARA) - Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta melalui Disaster Management Center (DMC) terus mengoptimalkan pendistribusian air bersih sebagai bentuk tanggap darurat terhadap krisis air bersih yang terjadi akibat musim kemarau di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Selama musim kemarau tahun ini kami telah mendistribusikan bantuan air bersih hingga ke pelosok Kabupaten Gunungkidul," kata Penanggungjawab Distribusi Air Bersih dari Dompet Dhuafa Yogyakarta Raditya Wicaksono di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti kebutuhan minum, memasak, mandi, mencuci, dan sanitasi.
"Pada periode 23 hingga 30 Juli 2026 Dompet Dhuafa Yogyakarta melalui DMC telah mendistribusikan air bersih di 10 titik distribusi di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul," katanya.
Distribusi air bersih tersebut meliputi di Dusun Songwaluh dan Dusun Kendal, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Dusun Manukan dan Dusun Pelem, Desa Jepitu serta SD Joho, Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.
Kemudian di Dusun Wunut, Dusun Petung (Gude 1), Dusun Klayu, dan Dusun Gude 2, Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, dan satu titik di Dusun Siluk, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.
"Selama pelaksanaan kegiatan, Dompet Dhuafa mendistribusikan 150.000 liter air bersih menggunakan truk tangki kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan," katanya.
Air bersih disalurkan langsung ke bak penampungan umum maupun kepada warga yang datang membawa jeriken, ember, dan wadah penampung lainnya.
"Secara keseluruhan, bantuan ini berhasil menjangkau 3.898 jiwa yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih selama musim kemarau," katanya.
Ia mengatakan pelaksanaan distribusi dilakukan secara bertahap di setiap lokasi dengan berkoordinasi bersama pemerintah kalurahan (setingkat desa), kepala dusun, relawan, serta tokoh masyarakat setempat guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib, merata dan tepat sasaran.
"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk respons darurat sekaligus program kemanusiaan berkelanjutan yang secara rutin diselenggarakan Dompet Dhuafa melalui DMC sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan serta upaya memenuhi kebutuhan dasar berupa akses air bersih," katanya.
Tugiman selaku warga Dusun Siluk mengaku aangat terbantu dengan bantuan air bersih ini.
"Alhamdulillah, distribusi air bersih sangat membantu kami dalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari terutama mandi hingga air minum. Mengingat jika membutuhkan air bersih saya harus berjalan kaki 5-10 km ke sumber mata air," katanya.
Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kondisi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan serta menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selain sebagai bentuk respons terhadap kondisi darurat, kegiatan ini juga merupakan upaya berkelanjutan dalam mendukung terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih. Dompet Dhuafa turut mengajak berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga, komunitas, maupun masyarakat luas, untuk memperkuat kolaborasi dan kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan, sehingga upaya penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkesinambungan
Pewarta : V001
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026