Depok (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Jawa Barat mendampingi para delegasi negara anggota ASEAN melakukan kegiatan menyusuri tepi sungai dan menanam pohon di bantaran Sungai Ciliwung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Regional Workshop on Environmental Monitoring and Reporting in Support of Integrated River Basin Management (IRBM) Program Development and Implementation yang berlangsung di Kota Depok.
Kepala DLHK Kota Depok Reni Siti Nuraeni di Dwpok, Rabu, menyambut hangat seluruh delegasi yang hadir di tepi Sungai Ciliwung.
"Kehadiran para delegasi ini memberikan semangat baru bagi DLHK Kota Depok untuk bersama dalam upaya mengelola sungai secara terpadu dan berkelanjutan," katanya.
Hal tersebut kata dia memberikan energi positif bagi kami bersama komunitas, kelompok program kampung iklim (proklim), dan pegiat lingkungan yang terus berjuang menjaga Sungai Ciliwung.
Ia mengatakan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Sungai Ciliwung, seperti tekanan pencemaran domestik, alih fungsi lahan, banjir, hingga perubahan iklim.
Kendati demikian, kawasan bantaran sungai justru dipenuhi oleh kepedulian yang tinggi dari warga sekitar, baik komunitas hingga masyarakat itu sendiri.
Untuk itu Reni menyatakan, melalui pendekatan Integrated River Basin Management (IRBM) Pemkot Depok berkomitmen untuk mengelola daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung.
Tentunya tidak hanya dari hulu ke hilir, tetapi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan mitra internasional.
Reni berharap hal ini bisa menjadi ruang belajar bersama, bertukar praktik baik, dan memperkuat jejaring pengelolaan sungai di Kawasan ASEAN.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.