DKP Kota Mataram berkomitmen jaga stabilitas harga dan pasokan melalui GPM

2026/09/13

Mataram (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok masyarakat melalui program gerakan pangan murah (GPM).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram Sudirman di Mataram, Minggu, mengatakan kegiatan GPM dimaksudkan untuk menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok serta membantu masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.

"Selain kegiatan rutin, kami juga mengintensifkan GPM Mandiri untuk menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kelurahan," katanya.

Menurut dia, GPM mandiri merupakan skema pasar murah yang dijalankan tanpa ketergantungan anggaran khusus dari APBD. Program itu terlaksana melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor, melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti, Perum Bulog, Dinas Perdagangan, DKP Provinsi, hingga jaringan distributor bahan pangan.

"GPM mandiri ini sifatnya kolaborasi. Kami mengundang Bulog, distributor, dan instansi terkait ke satu titik lokasi padat penduduk menengah ke bawah," katanya.

Kegiatan itu digelar secara berkala, rata-rata dua minggu sekali sesuai dengan permintaan dari masyarakat dan lokasi pelaksanaan GPM mandiri bersifat fleksibel yang disesuaikan dengan usulan kebutuhan di tingkat bawah.

"Kami berkoordinasi langsung dengan para lurah untuk menentukan titik pelaksanaan yang paling membutuhkan agar GPM bisa tepat sasaran," katanya.

Terkait dengan itu, guna memperluas jangkauan, DKP telah mengusulkan alokasi dana tambahan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026, sekitar Rp70 juta lebih untuk tambahan sedikitnya 8 kali kegiatan GPM hingga akhir tahun.

"Pada anggaran murni, kami baru melaksanakan satu kali, tapi di APBD perubahan kami akan optimalkan dengan anggaran yang ada," katanya.

Sudirman menambahkan program GPM dirancang untuk memotong rantai distribusi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas tinggi, aman, dan harga yang lebih terjangkau karena didukung langsung para distributor serta petani.

Baca juga: DKP Mataram menyiapkan 3 ton beras cadangan bencana

Selain itu, untuk mempermudah akses masyarakat kecil yang kerap kesulitan menjangkau pasar ritel modern atau pasar induk.

Dari hasil evaluasi kegiatan sebelumnya, kata Sudirman, antusias masyarakat setiap kegiatan GPM sangat tinggi sebab GPM memberikan dampak membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah.

"Melalui GPM, kami mendekatkan pelayanan agar masyarakat mendapatkan pangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas langsung dari sumbernya, dan harganya di bawah pasar," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026