Dishub Mataram mendata potensi penambahan PJU tenaga surya

2026/07/21

Mataram, NTB (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mendata potensi lokasi penambahan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya untuk mendukung penggunaan energi bersih, yang ramah lingkungan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwin di Mataram, NTB, Selasa, mengatakan lokasi pemasangan PJU tenaga surya diprioritaskan pada ruas jalan yang belum memiliki jaringan listrik dan bebas dari pohon-pohon besar.

"Areal harus bebas pohon dimaksudkan untuk menyediakan sumber cahaya mandiri dengan memanfaatkan sinar Matahari secara langsung tanpa pasokan dari PLN," katanya.

Untuk saat ini, katanya, lokasi pemasangan PJU tenaga surya di Kota Mataram masih terpusat di Jalan Lingkar Selatan, yang dipasang pada 2024 sebanyak 145 titik dengan anggaran Rp9,5 miliar bersumber dari APBD Kota Mataram.

PJU tenaga surya tersebut, memiliki garansi hingga lima tahun sehingga semua pemeliharaan sepenuhnya hingga kini masih ditanggung pihak ketiga.

Dari 145 PJU yang dipasang, 116 titik menggunakan dua lengan lampu dan 29 titik menggunakan satu lengan lampu karena disesuaikan dengan kondisi ruas jalan.

Sementara untuk tahun ini, alokasi anggaran untuk penambahan PJU tenaga surya masih belum ada karena adanya efisiensi. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan pendataan terhadap titik ruas jalan yang dinilai memenuhi kriteria dipasangkan PJU tenaga surya.

Misalnya, salah satunya pada lokasi pembukaan jalan baru yang belum memiliki jaringan listrik. Jika pemerintah kota membuka jalan baru penghubung Jalan Nuraksa dan Batu Bolong Pagutan Barat, kawasan tersebut berpotensi menggunakan PJU tenaga surya.

Karena itu, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Mataram, terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat beraktivitas di malam hari.

"Selain itu, penggunaan energi terbarukan sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Mataram untuk menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026