Disdukcapil integrasikan layanan kependudukan bagi anak baru lahir
Selasa, 1 September 2026 16:08 WIB
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan. (ANTARA/Rendhik Andika.)
Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengintegrasikan tiga layanan kependudukan dalam satu layanan yang dikhususkan bagi anak baru lahir.
"Salah satunya melalui inovasi ANAK ITAH atau Akta Kelahiran Prioritas 3 in 1 bagi anak baru lahir, yaitu layanan yang mengintegrasikan penerbitan Akta Kelahiran, pembaruan Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA)," kata Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan di Palangka Raya, Selasa.
Pria yang pernah menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan Ibu Kota Provinsi Kalteng ini menerangkan bahwa layanan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan rumah sakit yang telah menjalin kerja sama dengan Disdukcapil Kota Palangka Raya.
"Layanan ANAK ITAH dirancang untuk mempermudah orang tua dalam memperoleh dokumen kependudukan anak tanpa harus mengurusnya secara terpisah," kata Alman.
Melalui ANAK ITAH ini pihaknya ingin memberikan pelayanan yang lebih mudah dan terintegrasi. Ketika anak lahir, proses penerbitan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara terintegrasi sehingga masyarakat dapat memperoleh dokumen kependudukan anak dengan lebih mudah dan cepat.
Dia menjelaskan bahwa layanan ANAK ITAH juga terintegrasi dengan layanan Sistem Informasi Dukcapil Oloh Itah (SIDOI) sebagai sistem pelayanan administrasi kependudukan secara online. Integrasi tersebut menjadi bagian dari upaya Disdukcapil dalam melakukan digitalisasi pelayanan sekaligus meningkatkan efektivitas proses administrasi.
"Teknologi yang kita gunakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan terintegrasinya ANAK ITAH dengan SIDOI, proses pelayanan dapat dilakukan secara lebih efektif dan mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah," katanya.
Menurut Alman, pemenuhan identitas kependudukan sejak anak lahir merupakan bagian penting dalam memastikan setiap anak memiliki dokumen kependudukan. Ke depan, Disdukcapil Kota Palangka Raya akan terus memperkuat pelaksanaan ANAK ITAH melalui peningkatan kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan (Faskes).
Baca juga: Disdik Palangka Raya pastikan terapi ABK tetap berjalan saat kabut asap
"Kami berharap kerja sama dengan Faskes ini terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan ANAK ITAH dan semakin banyak anak memperoleh dokumen kependudukan secara lengkap sejak lahir," kata Alman.
Administrasi kependudukan bagi anak baru lahir penting untuk memastikan keberadaan dan identitas anak tercatat secara resmi melalui akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). Dokumen tersebut menjadi dasar anak dalam memperoleh berbagai layanan publik.
Kepemilikan dokumen sejak dini memudahkan anak mengakses layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, dan program perlindungan. Data yang akurat juga membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan secara tepat sasaran.
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.