Nabire (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Tengah melakukan intervensi dengan mengambil alih pengelolaan dua SMA di Kabupaten Nabire sebagai upaya penguatan layanan pendidikan yang bermutu, berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing di provinsi itu.
Kepala Dinas Pendidikan Nabire Dina Pitjer di Nabire, Jumat, mengatakan intervensi tersebut dilakukan berdasarkan nota kesepahaman antara Disdikbud Papua Tengah dan Pemkab Nabire melalui Dinas Pendidikan.
“Dengan adanya nota kesepahaman tersebut maka dua SMA negeri di Nabire mengalami perubahan nomenklatur dan pengambil alihan administrasi pendidikan,” ujarnya.
Ia mengatakan dua sekolah yang mendapat intervensi tersebut, yakni SMA Negeri Meepago yang berubah menjadi Sekolah Negeri Khusus Sains dan Sastra Meepago Papua Tengah serta SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire menjadi Sekolah Negeri Khusus KPG Khas Papua Tengah.
Ia mengatakan perubahan nomenklatur ditetapkan melalui Keputusan Bupati Nabire Nomor 100.3.3.2-253 Tahun 2026 sebagai bagian dari penataan pengelolaan kedua sekolah.
Menurutnya, pengelolaan administrasi pendidikan, termasuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik), untuk kedua sekolah tersebut telah diambil alih dan ditangani Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Ia menambahkan berdasarkan PP Nomor 106 dan 107 Tahun 2021 sebagai aturan pelaksana Undang-Undang Otonomi Khusus Papua Jilid II, pengelolaan SMA dan SMK merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
Namun, pemerintah provinsi melakukan intervensi terhadap kedua sekolah tersebut berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung pengembangan layanan pendidikan.
“Saat ini baru dua sekolah di Nabire yang mendapat intervensi pengelolaan dari pemerintah provinsi. Kita sudah usulkan agar semua SMA diambil alih provinsi, namun pihak Disdibud mengatakan harus dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Perubahan nomenklatur kedua sekolah diarahkan untuk mendukung pengembangan layanan pendidikan yang bermutu, berkarakter, berbudaya dan memiliki daya saing sesuai kebutuhan pembangunan sumber daya manusia Papua Tengah.
Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.