Samarinda (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur menggencarkan pelatihan digitalisasi bagi para pendidik guna memperkuat efektivitas program pembelajaran jarak jauh di daerah itu.
"Langkah transformasi pendidikan era modern ini harus kita mulai dari semangat para guru untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan teknologi," kata Kepala Disdikbud Kaltim Armin di Samarinda, Sabtu.
Kegiatan peningkatan kapasitas yang dikemas dalam bentuk lokakarya pembuatan konten dan bahan ajar tersebut dipusatkan di Samarinda dan secara hybrid, menjangkau ratusan guru.
"Guru memegang peranan yang sangat strategis dalam menciptakan proses pembelajaran jarak jauh yang lebih menarik serta efektif bagi seluruh siswa," ujarnya.
Tenaga pendidik pada setiap satuan pendidikan kini dituntut untuk mampu menjawab berbagai tantangan kegiatan belajar mengajar di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital.
Selama lokakarya, seluruh peserta secara intensif mendapatkan pembekalan teknis mengenai tata cara mengembangkan berbagai ragam media pembelajaran visual yang interaktif.
"Kami sangat berharap pembekalan keterampilan ini dapat memampukan para pendidik daerah dalam menghasilkan beragam bahan ajar digital yang berkualitas tinggi," katanya.
Materi inovasi digital yang diajarkan kepada para guru mencakup desain infografis, pembuatan animasi, produksi video pembelajaran, hingga penyusunan asesmen berbasis daring.
Pemanfaatan perangkat lunak untuk pembuatan media pendukung seperti salindia presentasi interaktif, peta konsep, dan kartu pengingat juga menjadi fokus utama pelatihan ini.
"Ketersediaan bahan ajar yang sangat kreatif akan memastikan kegiatan belajar mengajar dari rumah tidak lagi terasa kaku atau membosankan bagi murid," katanya.
Dia optimistis peningkatan kompetensi penguasaan teknologi pendidikan tersebut, dapat langsung diimplementasikan dengan mudah oleh para guru ketika kembali ke masing-masing sekolah.
Pengelolaan ekosistem pendidikan jarak jauh di Provinsi Kalimantan Timur ditargetkan menjadi lebih interaktif sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
"Pemanfaatan teknologi secara tepat sasaran ini akan mendongkrak motivasi belajar sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik kita," demikian Armin.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.