Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara berkunjung ke Aceh Besar guna mempelajari implementasi Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
“Kunjungan kami ke sini dalam rangka untuk mempelajari salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dalam memperkuat pendidikan agama dan pembentukan karakter peserta didik di sekolah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Dayah Aceh Utara, M Yunus di Jantho, Jumat.
Ia menjelaskan, pihaknya ingin mempelajari langsung konsep, mekanisme pelaksanaan, serta praktik terbaik Program Beut Kitab Bak Sikula yang telah diterapkan di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Besar.
Menurutnya, Program Beut Kitab Bak Sikula menjadi terobosan yang mampu mengintegrasikan pendidikan formal dengan pendidikan keagamaan secara sistematis dan terukur.
Sekretaris Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Fahrurrazi menjelaskan proses penyusunan kebijakan program, mulai dari perancangan kurikulum, rekrutmen guru BKBS, pelaksanaan pembelajaran di sekolah hingga sistem monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan efektivitas program.
“Keberhasilan Program BKBS merupakan hasil komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang didukung sinergi berbagai pihak, mulai dari ulama, akademisi, tenaga pendidik hingga pemangku kepentingan lainnya,” katanya.
Pihaknya terus mengevaluasi Program Beut Kitab Bak Sikula agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan akhlak, karakter, serta kemampuan membaca dan memahami kitab bagi peserta didik.
“Kami berharap, lewat program ini mampu melahirkan generasi Aceh yang cerdas, berkarakter Islami, dan memiliki pemahaman agama yang kuat," katanya.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.