Padang Panjang (ANTARA) - Doni Hendra resmi menempati posisi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang Sumatera Barat setelah dilantik Wali Kota Hendri Arnis di Rumah Dinas Wali Kota, Senin.
Doni Hendra lahir 3 Februari 1974 ditetapkan sebagai Sekdako definitif setelah menuntaskan seluruh tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Pengalaman Doni di pemerintahan terbilang panjang. Sebelum dipercaya memimpin birokrasi Pemkot Padang Panjang, ia pernah berkarier di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, antara lain menangani urusan pemberdayaan pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga serta menjabat Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar.
Namun, di balik pelantikan tersebut, Wali Kota Hendri Arnis menaruh ekspektasi besar. Doni diminta tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi menjadi penggerak utama birokrasi untuk mempercepat realisasi program unggulan pemerintah daerah.
“Saudara harus mampu menjadi motor akselerasi pencapaian program-program unggulan yang telah menjadi komitmen kepala daerah,” tegas Hendri.
Menurut Hendri, Sekdako memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara kepemimpinan politik daerah dengan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, Doni dituntut mampu mengorkestrasi seluruh OPD agar bekerja dalam satu arah dan meninggalkan ego sektoral.
"Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat pencapaian visi Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah yang Maju, Sejahtera, dan Bermarwah," tegas Hendri Arnis.
Hendri Arnis memberikan tiga penekanan utama kepada Sekda dan seluruh pimpinan OPD, yakni memperkuat disiplin ASN sebagai bagian dari budaya kerja, memastikan target kinerja menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memperjelas tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.
Selain itu, Doni diminta segera memetakan berbagai persoalan strategis yang membutuhkan penanganan serius, mulai dari penataan ruang, pengelolaan sampah, kemiskinan hingga perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.
Menanggapi arahan tersebut, Doni Hendra menyatakan siap langsung melakukan konsolidasi internal dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
Ia berkomitmen memangkas ego sektoral antar-OPD dan memastikan program unggulan Wali Kota dapat dijalankan secara cepat, tepat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Saya siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, memperkuat koordinasi dan merapatkan barisan agar seluruh program dapat terealisasi,” ujarnya.
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Sekdaprov Sumatera Barat Arry Yuswandi, mantan Pj. Sekdako Kuartini Deti Putri, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, unsur Forkopimda serta jajaran pejabat di lingkungan Pemko Padang Panjang.