Mataram (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menghadirkan dua mobil perpustakaan keliling ke sejumlah sekolah selama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram H Mohammad Carnoto, di Mataram, Kamis, mengatakan layanan perpustakaan keliling itu bertujuan untuk mendekatkan akses literasi dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
"Layanan itu mendukung Gerakan Literasi Sekolah dengan menyediakan variasi bahan bacaan segar dan kegiatan edukatif interaktif agar siswa baru lebih antusias," katanya.
Layanan perpustakaan keliling di sekolah selama MLPS yang berlangsung 13-18 Juli 2026, tersebut dilakukan ke sejumlah sekolah mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA di antaranya SDN 1 Ampenan, SMP Negeri 7 Mataram, serta SMA 2 dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram.
Dalam kegiatan tersebut, katanya, setiap mobil perpustakaan keliling membawa ribuan koleksi buku bacaan, dengan jenis fiksi seperti novel dan nonfiksi berupa biografi, atau buku pengembangan diri dan lainnya.
Koleksi buku fiksi dan no-fiksi diharapkan dapat menambah literasi para siswa sekaligus dapat memotivasi semangat siswa untuk memulai proses belajar mengajar di sekolah baru.
Di luar kegiatan MPLS, katanya, Diarpus Kota Mataram juga aktif memberikan layanan perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah yang meminta layanan tapi khusus pada hari Senin-Jumat sebab untuk hari Sabtu dan Minggu, perpustakaan keliling khusus dibuka di ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Mataram.
Misalnya, di kawasan Taman Udayana, Taman Sangkareang, RTH Pagutan, Taman Loang Baloq, dan Pantai Ampenan.
Layanan perpustakaan keliling menjadi solusi cerdas untuk meningkatkan minat baca dan mendekatkan akses literasi, apalagi di wilayah atau sekolah yang belum memiliki perpustakaan permanen.
Terkait dengan hal itu, ke depan pihaknya berharap agar pihak sekolah bisa melaksanakan regulasi terkait alokasi minimal 10 persen dari dana operasional sekolah disisihkan untuk menambah koleksi buku literasi.
Saat ini Diarpus Kota Mataram memiliki koleksi buku sekitar 20.000 judul dengan 37.000 eksemplar. Jumlah itu masih jauh jika dilihat dari jangkauan kebutuhan layanan termasuk untuk 50 kelurahan se-Kota Mataram.
"Dengan keterbatasan anggaran, koleksi buku tersebut terus kami optimalkan dengan melakukan penggantian bergilir di setiap taman bacaan masyarakat (TBM)," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026