Di Mana Kursi Pesawat yang Paling Aman? Ini Penjelasan Lengkapnya

2026/09/18

Jakarta, CNN Indonesia --

Posisi tempat duduk sering menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan penumpang sebelum naik pesawat, terutama setelah muncul berita kecelakaan penerbangan. Lantas, di mana posisi kursi pesawat yang paling aman?

Berdasarkan sejumlah data kecelakaan yang dianalisis, kursi di bagian belakang, terutama posisi tengah, memiliki tingkat keselamatan yang lebih baik dalam kondisi kecelakaan tertentu. Namun, jenis kecelakaan dan proses evakuasi tetap menjadi faktor penting yang menentukan peluang penumpang untuk selamat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan kursi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan saat terbang. Mengetahui lokasi pintu darurat, mengenakan sabuk pengaman, dan memahami petunjuk keselamatan juga dapat membantu penumpang menghadapi keadaan darurat.

Simak penjelasan berikut untuk mengetahui posisi kursi yang dinilai lebih aman serta tips keselamatan selama penerbangan.

Jadi, di mana posisi kursi pesawat yang paling aman?

Berdasarkan data yang tersedia, kursi di bagian belakang pesawat, khususnya kursi tengah, menjadi pilihan yang relatif lebih aman dalam kondisi kecelakaan tertentu.

Studi National Transportation Safety Board (NTSB) pada 2017 menganalisis 20 kecelakaan pesawat sejak 1971. Hasilnya menunjukkan bahwa penumpang di bagian belakang memiliki peluang bertahan hidup lebih tinggi dibandingkan penumpang di bagian depan.

Sementara itu, analisis yang dilakukan Time (2015) menemukan bahwa kursi tengah di sepertiga bagian belakang pesawat memiliki tingkat kematian paling rendah dari data kecelakaan yang diteliti.

Pilihan Redaksi

Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih tempat duduk. Berikut rinciannya.

- Bagian belakang: lebih jauh dari bagian depan pesawat yang dapat menerima benturan lebih dahulu dalam kecelakaan tertentu.
- Kursi tengah: terlindungi oleh kursi di kedua sisi sehingga dapat memberikan perlindungan tambahan saat terjadi benturan.
- Dekat pintu darurat: memungkinkan penumpang memiliki akses lebih cepat untuk keluar ketika keadaan mengharuskan evakuasi.

Mengapa kursi dekat sayap juga dianggap aman?

Area di sekitar sayap memiliki struktur pesawat yang relatif kuat karena sayap merupakan bagian penting yang terhubung dengan badan pesawat. Menurut Steve Wright, mantan associate professor avionik dan sistem pesawat di UWE Bristol yang diwawancarai Time, area tersebut dapat memberikan perlindungan struktural dalam kondisi kecelakaan tertentu.

Posisi dekat pintu darurat juga memiliki keuntungan lain. Pintu pesawat dirancang agar tetap kokoh dan area di sekitarnya diperkuat.

Dalam keadaan darurat yang membutuhkan evakuasi cepat, jarak yang lebih dekat dengan pintu keluar dapat menjadi faktor penting.

Jenis kecelakaan memengaruhi keselamatan

Meski kursi belakang bagian tengah sering dianggap lebih aman, posisi tersebut bukan jaminan keselamatan dalam setiap kecelakaan. Bentuk benturan, lokasi kerusakan, kebakaran, pendaratan darurat di air, hingga kondisi saat evakuasi dapat menghasilkan risiko yang berbeda.

Hal ini terlihat dari kasus Viswashkumar Ramesh, penumpang yang menjadi satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan pesawat Air India. Ia duduk di kursi 11A yang berada di bagian depan pesawat, tetapi tetap berhasil selamat.

Wright menilai, kecelakaan tersebut memiliki pola yang tidak biasa sehingga posisi kursi Ramesh justru menjadi salah satu faktor yang mendukung keselamatannya.

Jadi, sebenarnya tak ada patokan pasti mengenai di mana posisi kursi pesawat yang paling aman. Tingkat keselamatan akan bergantung pada banyak faktor, termasuk jenis kecelakaan.

Alih-alih hanya fokus memperhatikan kursi pesawat paling aman, penumpang disarankan untuk mematuhi peraturan yang ada dan memahami prosedur keselamatan dengan cermat.

(gas/asr)