Di Jatim, Bupati Tabanan pimpin persembahyangan ratusan ASN - ANTARA News Bali

2026/07/10

Tabanan (ANTARA) - Bupati Tabanan  I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya serta jajaran Pemkab Tabanan mengikuti persembahyangan serangkaian ngaturang bhakti penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

"Kehadiran jajaran Pemkab Tabanan menjadi wujud nyata sradha bhakti sekaligus komitmen dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan budaya Hindu, " kata Bupati Tabanan Gede Sanjaya. 

Sebelum persembahyangan dimulai, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turut ngaturang ayah melalui pementasan Tari Rejang Tridatu bersama para krama perempuan. 

Tarian sakral yang dipersembahkan dengan penuh ketulusan tersebut menjadi simbol penghormatan dan pengabdian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 

Bunda Rai bersama para penari lainnya mengikuti setiap gerak tari dengan khidmat sebagai bagian dari rangkaian yadnya, mencerminkan semangat ngayah yang diwariskan secara turun-temurun serta memperkuat nilai kebersamaan dalam pelaksanaan bhakti penganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Tabanan Gede Sanjaya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran jajarannya yang mengikuti dengan khidmat.

Menurutnya, kebersamaan tersebut merupakan wujud sujud bhakti kepada Ida Bhatara di Kahyangan Agung, Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi Ida Sang Hyang Pasupati, sekaligus menjadi bukti kuatnya tuntunan spiritual yang menyatukan seluruh masyarakat Tabanan.

“Kehadiran kita yang begitu lengkap hingga ratusan orang merupakan wujud sujud bhakti kepada Ida Bhatara di Kahyangan Agung. Antusiasme masyarakat yang datang ke sini adalah bentuk tuntunan Ida Bhatara yang membimbing kami untuk hadir bersama melaksanakan bhakti penganyar,” ujar Sanjaya.

Gede Sanjaya menjelaskan kehadiran jajaran Pemkab Tabanan tidak hanya untuk melaksanakan persembahyangan, namun juga sebagai bentuk ngayah yang menjadi filosofi kehidupan umat Hindu.

"Kita datang ngayah membawa filosofi umat Hindu yang lengkap dan paripurna, baik secara sekala maupun niskala. Terima kasih kepada semeton sareng sami yang setiap tahun selalu hadir berbhakti ke sini. Masyarakat Tabanan tetap kompak ngayah di seluruh Indonesia,”ujarnya.

Adapun Bhakti Penganyar tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan menjadi momentum mempererat tali pasemetonan antara masyarakat Bali dengan umat Hindu di luar Pulau Bali.

Semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian yang ditunjukkan seluruh peserta diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga kelestarian nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual Hindu di mana pun berada.

Ketua PHDI Lumajang, Teguh Widodo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan atas konsistensi melaksanakan bhakti penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

"Kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran merupakan salah satu jajaran pemerintah daerah paling lengkap yang pernah hadir dalam kegiatan tersebut, " katanya.

Pewarta: Pande Yudha
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.