Desa di Kotim berharap bantuan mobil tangki hadapi karhutla dan kekeringan
Minggu, 13 September 2026 16:22 WIB
Ketua Apdesi Kotawaringin Timur yang juga Kepala Desa Sebabi, Dematius. ANTARA/Norjani
Sampit (ANTARA) - Usulan menarik disampaikan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kotawaringin Timur, Dematius yakni perlunya setiap desa memiliki mobil tangki karena akan sangat bermanfaat dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang terjadi setiap musim kemarau.
"Kalau bisa nanti setiap desa punya satu armada mobil tangki pemadam kebakaran berkapasitas besar. Mobil itu juga bisa dipakai ketika diperlukan untuk menyuplai air bersih," kata Dematius di Sampit, Minggu.
Luasnya sebaran gambut membuat Kotawaringin Timur menjadi salah satu daerah sangat rawan karhutla. Saat kemarau, gambut menjadi kering sehingga mudah terbakar dan sulit dipadamkan karena api membakar hingga ke dalam tanah.
Selain itu, Kotawaringin Timur juga rawan kekeringan yang memicu kesulitan air bersih saat kemarau. Solusi yang selama ini dilakukan adalah memasok air bersih ke desa-desa yang dilanda krisis air bersih menggunakan mobil tangki dari Sampit.
Untuk itulah Dematius mengatakan perlunya antisipasi hingga di tingkat desa. Dengan keberadaan mobil tangki, dia yakin upaya pemadaman akan lebih optimal sehingga kebakaran tidak sampai meluas.
Pria yang juga menjabat Kepala Desa Sebabi mengatakan, jika anggaran daerah belum memungkinkan, pengadaan mobil tangki tersebut diharapkan dibantu oleh perusahaan besar yang banyak beroperasi di daerah ini sebagai wujud program Corporate Social Responsibility atau tanggung sosial perusahaan, khususnya kepada masyarakat di desa-desa sekitar perusahaan.
Dematius menyampaikan saat ini perusahaan sudah banyak membantu, seperti pembuatan sumur bor dan peralatan pemadam kebakaran untuk menangani karhutla. Bantuan tersebut memang sangat dibutuhkan, khususnya untuk penanganan karhutla yang masih marak terjadi saat ini.
Namun menurutnya, perlu upaya untuk jangka panjang, salah satunya adalah pengadaan mobil tangki untuk setiap desa. Harapannya setiap desa bisa menjaga wilayah masing-masing agar terhindar dari karhutla, khususnya saat kemarau seperti sekarang.
Mobil tangki dinilai efektif untuk pemadaman kebakaran lahan karena bisa difungsikan meski lokasi kebakaran jauh atau minim sumber air. Mobil tangki juga difungsikan untuk memasok air bersih karena krisis air bersih sering terjadi di sejumlah desa di Kotawaringin Timur akibat sungai kering maupun berasa asin akibat intrusi air laut, sehingga air harus dipasok dari luar desa.
Dia mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang sudah banyak membantu dan selalu hadir membantu masalah yang dihadapi masyarakat desa. Dia berharap dukungan perusahaan terus berlanjut dan ditingkatkan, termasuk jika memungkinkan membantu pengadaan mobil pemadam kebakaran untuk setiap desa.
"Menurut saya mobil tangki itu diperlukan di setiap desa, khususnya yang rawan karhutla dan kekeringan. Kalau anggaran daerah belum memungkinkan, saya mengusulkan agar ini menjadi perhatian perusahaan untuk membantu pengadaannya," demikian Dematius.
Baca juga: Status Tanggap Karhutla Kotim berpotensi kembali diperpanjang
Baca juga: Diamanahi jadi Penjabat Sekda Kotim, Diana fokus perkuat koordinasi OPD
Baca juga: Udara masih berbahaya, Bupati Kotim imbau masyarakat kurangi nongkrong
Pewarta : Norjani
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.