Jadi intinya...
- Denada menemukan memotong sayur terapeutik, melatih kesabaran meski gerakannya lambat.
- Ia terpaksa memasak di Singapura karena kondisi ekonomi, demi sang buah hati.
- Denada menanggapi tudingan viral, mengakui konten media sosial memang untuk menarik perhatian.
Liputan6.com, Jakarta - Aksi Denada saat sedang memasak di dapur menarik perhatian banyak pasang mata. Banyak netizen yang merasa terhibur sekaligus heran melihat gerak-geriknya yang sangat lambat saat memotong sayuran.
Denada menjelaskan bahwa aktivitas memotong bahan makanan ternyata memberikan dampak positif bagi kesehatan mentalnya. Ia merasa kegiatan tersebut bisa membantunya menjadi pribadi yang lebih sabar.
"Iya, selama itu membuatku bahagia. Aku baru menyadari kalau kegiatan memotong sayur dan menyiapkan bahan masakan itu sangat terapeutik. Meskipun lambat, itu sangat melatih kesabaranku," ujar Denada saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Terpaksa Memasak Saat Tinggal di Singapura
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488813/original/063151200_1769764095-denada3.png)
Perbesar
Sebenarnya ibu dua anak ini sempat terpaksa harus memasak setiap hari saat tinggal di Singapura. Kondisi ekonomi dan lingkungan saat itu menuntutnya untuk bisa menyiapkan hidangan sendiri demi sang buah hati.
"Kalau waktu di Singapura itu memang kondisi yang mengharuskan aku masak sendiri. Mau nggak mau ya harus dilakukan," kenangnya.
Tanggapi Tudingan Ingin Viral
Terkait tudingan netizen yang menyebutnya sengaja berpura-pura bingung demi viral, Denada memberikan jawaban yang cukup bijak. Ia tidak menampik bahwa setiap unggahan di media sosial memang dirancang untuk menarik perhatian publik.
"Segala sesuatu yang kita publish ke media sosial itu kan belum tentu semuanya riil. Jadi penonton memang harus pinter-pinter melihatnya. Namanya konten, tujuannya ya memang untuk mendapatkan respon yang bagus," ungkapnya.
Lebih Percaya Diri di Panggung
Meski sempat disebut mahir membuat sop ayam oleh rekannya, Denada tetap merasa keahlian utamanya bukan di dapur. Ia jauh lebih percaya diri saat harus beraksi di atas panggung sebagai seorang penyanyi dan instruktur senam.
"Sop ayam itu resep pertama yang aku pelajari dan aku bikin terus-menerus karena paling gampang dan nutrisinya paling bagus buat Aisha. Jadi kalau dibilang bisa, ya memang bisa, tapi tetap itu bukan keahlian utamaku. Keahlianku itu ya Zumba atau ngerap," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Sahil Mulachela Curhat Abu Vulkanik Penuhi Rumahnya, Susah Dibersihkan!