Jakarta -
Wanita Vietnam ini meninggalkan pekerjaan bergaji Rp137 juta per bulan setelah nyaris meninggal di Tibet. Ia kini sukses mengelola restoran vegetarian.
Bagi sebagian orang, pekerjaan dengan penghasilan tinggi menjadi impian yang sulit dilepaskan. Namun, ada pula yang memilih mengejar hal lain.
Seperti kisah yang dilansir dari VnExpress, (20/9/2026), Ngoc Diep rela meninggalkan pekerjaan dengan gaji lebih dari Rp137 juta per bulan. Ia kemudian memilih membuka restoran vegetarian di Vietnam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Pengalaman nyaris meninggal saat berada di Tibet membuat pandangannya tentang hidup berubah.
Diep kini berusia 57 tahun. Sebelum berbisnis kuliner, ia merupakan pekerja korporat dengan jabatan manajemen senior.
Ngoc Diep rela meninggalkan jabatannya di kantor serta gaji Rp137 juta per bulan demi buka restoran vegetarian. Foto: VnExpress
Pekerjaannya membuat Diep terbiasa menjalani rapat panjang dan perjalanan bisnis. Ia juga memperoleh penghasilan lebih dari 200 juta Dong atau sekitar Rp137 juta setiap bulan.
Namun, kehidupannya berubah saat mengunjungi Tibet pada 2012. Dalam perjalanan tersebut, ia mengalami gangguan kesehatan serius hingga merasa nyawanya terancam.
"Ada saat-saat saya pikir tidak akan selamat. Saya tiba-tiba sadar bahwa gaji setinggi itu tidak berarti apa-apa di hadapan kematian," ujarnya.
Diep kemudian menjalani pola makan vegetarian secara ketat. Ia juga mulai lebih memperhatikan meditasi dan berbagai hal yang sebelumnya tertutup kesibukan bekerja.
Pada masa awal menjadi vegetarian, Diep justru kesulitan menemukan makanan yang sesuai seleranya. Ia menyukai mi berkuah, tetapi banyak restoran vegetarian belum memenuhi ekspektasinya.
Tak disangka ia menemukan kesuksesan yang baru hingga restoannya diberi penghargaan oleh Michelin Guide Bib Gourmand 2025-2026. Foto: VnExpress
Keinginan membuka restoran mulai muncul pada 2015. Saat menjalani perjalanan ziarah selama tiga minggu di India, ia menyampaikan rencana tersebut kepada guru meditasinya.
Beberapa tahun kemudian, ide tersebut semakin kuat. Atasannya sempat meminta Diep mengambil cuti tanpa bayaran untuk mempertimbangkan keputusan tersebut.
Pada Mei 2019, Diep membuka restoran vegetarian pertamanya di Jalan Trinh Van Can, Ho Chi Minh City. Restoran itu diberi nama Shamballa yang terinspirasi konsep kedamaian dalam filosofi Tibet.
Namun, tujuh bulan setelah restoran pertama dibuka, pandemi Covid-19 melanda. Bisnis anjlok sementara biaya karyawan dan operasional tetap harus dibayar.
Pada 2022, aktivitas ekonomi mulai pulih dan bisnis Shamballa perlahan membaik. Hingga akhirnya berkat menu-menu buatan Diep Shamballa Da Nang masuk daftar Bib Gourmand Michelin Guide pada 2025 dan 2026.
(dfl/adr)